Puisi: Rindu (Karya Medy Loekito) Rindu Apalah arti sebuah mimpi ketika lelap terserak pada malam-malam tanpa suara kucari hadirmu lepas fajar hingga petang tersendat terge…
Puisi: Surat Cinta (Karya Medy Loekito) Surat Cinta Akan kutanam pokok-pokok melati di hatiku dan kuantar bunga-bunganya kepada hatimu. Februari, 1…
Puisi: Tatkala Cinta Tak Berarti Memiliki (Karya Medy Loekito) Tatkala Cinta Tak Berarti Memiliki Di bawah bayang-bayang garis cahaya bulan kupintal hasrat-hasrat tanpa harap menyanyi lagu-lagu sumbang s…
Puisi: Di Bukit Pengalengan (Karya Medy Loekito) Di Bukit Pengalengan Bara merah senja mencabik dingin serakah melahap daun-daun teh yang terhampar di bukit-bukit berbatas pohon pinus d…
Puisi: A Commemoration (Karya Medy Loekito) A Commemoration Betapa indah awal sebuah petaka tatkala cinta dan berahi tak lagi punya batas dan segumpal nilai seketika hilang makna tid…
Puisi: Inginmu (Karya Medy Loekito) Inginmu Bila batu jadinya inginmu jadilah batu pualam mengabdi tanpa luka. Bila air jadinya inginmu j…
Puisi: Di Beranda (Karya Medy Loekito) Di Beranda Duduk di beranda angin mengantar daun gugur senja hari. Sumber: Airmata Tuhan (2009) Analis…
Puisi: Dari Balik Jendela Puncak Chase Plaza (Karya Medy Loekito) Dari Balik Jendela Puncak Chase Plaza Dari balik jendela puncak Chase Plaza Jakarta terkapar di bawah terhi…
Puisi: Sketsa Malam (Karya Medy Loekito) Sketsa Malam Bulan perak mengalir di sungai-sungai gemetar di kolam-kolam. Analisis Puisi: Puisi "…
Puisi: Aku Pengembala Matahari (Karya Medy Loekito) Aku Pengembala Matahari Mengalun ombak ditelan angin di sana daku menanti hari merumput kala sengatan waktu. …
Puisi: Kampung Naga (Karya Medy Loekito) Kampung Naga Di sini keindahan bernyanyi tanpa ada telinga yang mendengar dan keramaian merebak tanpa pan…
Puisi: Laut (Karya Medy Loekito) Laut Lepas terbang membenam jalaku kala malam-malam menyita bayang wajahmu nan rupawan dalam kebiruan yang …
Puisi: Di Puncak Sikunir (Karya Medy Loekito) Di Puncak Sikunir Aku tiada diri di kilau mentari-Mu Aku sirna diri di sempurna fajar-Mu Februari…
Puisi: Selamat Malam Adinda (Karya Medy Loekito) Selamat Malam Adinda Saat langit-langit di atas sana menciut malam datang disertai kelamnya mungkin engkau …
Puisi: Jika (Karya Medy Loekito) Jika Jika hari adalah waktu kuingin ia punya boneka dan mengajakku bermain Jika hari bukanlah waktu k…
Puisi: Malam di Bukit (Karya Medy Loekito) Malam di Bukit Rumput kecil bergerigi tajam bagai belati menyayat bulan hingga mengucurkan sepi Sumber: Ai…
Puisi: In Solitude (Karya Medy Loekito) In Solitude Ingin kucumbu bulan malam ini menanggalkannya dari langit dan membawanya dalam sepiku. 199 2 …