Puisi Mochtar Lubis

Puisi: Gas Air Mata (Karya Mochtar Lubis)

Gas Air Mata Anakku, Ade, kelas dua SMP Ikut dengan Kappi ke Deplu mereka diserang dengan gas air mata tapi lalu mengamuk menghantam Dan kemudian pul…

Puisi: Laporan Kota (Karya Mochtar Lubis)

Laporan Kota Kami dengar gaung suara pengeras suara, Bercampur besi dan daya listrik Kami lihat dari kejauhan lalu lintas di jalan Gajah Mada menetes…

Puisi: Meledak Hati (Karya Mochtar Lubis)

Meledak Hati dalam malam kelam ini meledak hati aduh, kapan datang pagi? 8 Mei 1965 Sumber:  Catatan Subversif (1980) Analisis Puisi : Puisi "Me…

Puisi: Tangis (Karya Mochtar Lubis)

Tangis anak burung jatuh diterkam kucing di basah embun Penjara Madiun, 2 Februari 1963 Sumber:  Catatan Subversif (1980) Analisis Puisi : Puisi &quo…

Puisi: 1945-1960 (Karya Mochtar Lubis)

1945-1960 Teriak dan pekik peperangan Bunga-bunga bertaburan Pesing, Semarang, Surabaya Bandung, Bekasi dan Krawang Merdeka atau mati! Merdeka! Merde…

Puisi: Seratus Hari Pembunuhan oleh Gestapu (Karya Mochtar Lubis)

Seratus Hari Pembunuhan oleh Gestapu Kini cahaya malam lembut perak Dan bisikan angin dari gunung-gunung Ciuman bintang berkeliaran di cakrawala Puti…

Puisi: Matahari-Matahari! (Karya Mochtar Lubis)

Matahari-Matahari! Engkau yang tiap hari Menyinari bumi kami Dan mengatur siang dan malam kami Engkau bersinar pada saat ini Ketika kami berkumpul me…

Puisi: Malam 30 September-1 Oktober 1965 (Karya Mochtar Lubis)

Malam 30 September-1 Oktober 1965 Gelap malam membelenggu kita Kelompok-kelompok hitam bergerak dari jalan ke jalan Pekik mesin truk dan jip kerincin…

Puisi: Hujan (Karya Mochtar Lubis)

Hujan daun kering deras lari dilomba air aiih, apes, rungut bang beca Penjara Madiun, 2 Februari 1963 Sumber:  Catatan Subversif (1980) Analisis Puis…

Puisi: Jalan Melintas Gunung (Diterjemahkan oleh Mochtar Lubis)

Jalan Melintas Gunung (Dari Nyanyian Doa-Doa Pueblo dan Navajo) Lewat batu karang lahar, pohon yucca berbunga kaku. Di dalam sebuah lobang dibuat unt…

Puisi: Perempuan-Perempuan Tua (Diterjemahkan oleh Mochtar Lubis)

Perempuan-Perempuan Tua Di Sisi Gereja Perempuan perempuan tua New Mexico menunggu, menunggu di luar gereja mereka, ditiup angin kencang, gaun hitam …

Puisi: Sejumlah Terus (Karya Mochtar Lubis)

Sejumlah Terus Hai, mengapa hari jadi suram Sedang matahari bersinar terik? Orang pada bermuka pilu Mata merah karena menangis Bung Sjahrir, Bung Sja…

Puisi: Sajak untuk Hari Tahun ke-20 Pernikahan (Karya Mochtar Lubis)

Sajak untuk Hari Tahun ke-20 Pernikahan di kelam angkasa menyala terang sebuah bintang kasihmu lebih cemerlang dari semua bintang 1 Juli 1965 Sumber:…

Puisi: Cerita dari Luar Tembok (Karya Mochtar Lubis)

Cerita dari Luar Tembok Dari balik tembok datang berdentam bunyi tembakan masuk ke dalam kamarku yang kecil dalam penjara kecil ini di jalan bernama …

Puisi: Dalam Kamar Penjara (Karya Mochtar Lubis)

Dalam Kamar Penjara Seperti di Tungku Panasnya matahari bergeser bola merah di kaki langit tergantung rendah membakar kepala 11 Mei 1965 Sumber:  Cat…
© Sepenuhnya. All rights reserved.