Puisi: Berulang Kali Aku Tersesat di Jalan dan Gangmu, Jakarta! (Karya Nanang Suryadi) Berulang Kali Aku Tersesat Di Jalan dan Gangmu, Jakarta! jakarta tak menyambutku dengan ucapan selamat datang , selain dengan hardikan …
Puisi: Aku Merindu (Karya Nanang Suryadi) Aku Merindu (1) aku merindu, sungguh aku merindu, sapa suaramu cintaku. seperti ada yang merembes dari pelupuk mata. menatap layar yang …
Puisi: Di Saat Hujan (Karya Nanang Suryadi) Di Saat Hujan : kunthi hastorini dedaun yang digugurkan angin berserak di halaman yang basah oleh hujan gerimis seharian tak henti me…
Puisi: Sketsa Rindu Untukmu (Karya Nanang Suryadi) Sketsa Rindu Untukmu 1. dalam mimpimu, kubisikkan dongeng negeri bunga, warna dan cahaya. seperti kupungut sepercik, dari tatapmu, ke…
Puisi: Begitu Senyap (Karya Nanang Suryadi) Begitu Senyap begitulah, aku kehilangan kata-kata, begitu senyap, begitu lenyap dalam tatapmu, kau keheningan, sesungguhnya men…
Puisi: Hidup yang Kita Syukuri (Karya Nanang Suryadi) Hidup yang Kita Syukuri : kunthi hastorini hidup yang kita jalani, hidup yang kita syukuri dengan tawa atau tangis melebur dalam c…
Puisi: Aku Berlindung pada Allah (Karya Nanang Suryadi) Aku Berlindung pada Allah aku berlindung pada Allah, dari kebodohan napsu, yang dihembuskan setiap detik waktu, aku berlindung pa…
Puisi: Kau Tahu, Cintaku (Karya Nanang Suryadi) Kau Tahu, Cintaku kau tahu, ada yang mendoakanmu, semoga kau baik-baik saja kau tahu, ada yang mencintaimu, semoga kau baik-…
Puisi: Catatan dari Sebuah Musium (Karya Nanang Suryadi) Catatan dari Sebuah Musium seperti kubaca lagi surat itu, dari sebuah musium: hantu-hantu bergentayangan... " bersatulah buru…
Puisi: Orang Tak Bernegeri (Karya Nanang Suryadi) Orang Tak Bernegeri Di manakah negerimu? Dia hanya menggelengkan kepala dan menggumam demikian panjang. Dia menandai peta dengan api Membakar batas-b…
Puisi: Segelas Jus Melon (Karya Nanang Suryadi) Segelas Jus Melon digalau rasamu menjadi segelas jus melon, nikmati saja, teraduk-aduk memusing dalam blender rinducintamu dukacitamu Sumber: Ya…
Puisi: Mencatat Perpisahan (Karya Nanang Suryadi) Mencatat Perpisahan buat: fudzail apa yang harus disesalkan dari sebuah perpisahan? pertemuan! kata seseorang. bukan, karena sebuah …
Puisi: UGD Tengah Malam (Karya Nanang Suryadi) UGD Tengah Malam malam yang penuh erang, selang infus, jarum suntik, duh gusti, di bawah ambang sadar masih sanggupkah dipa…
Puisi: Cerlang Bintang Cintaku (Karya Nanang Suryadi) Cerlang Bintang Cintaku Di sudut langit mana bintangku Cahayanya biru Kunanti hingga dinihari Kau tahu Di mana cerlang bint…