Puisi Pendek

Puisi: Aku Ingin (Karya Sapardi Djoko Damono)

Aku Ingin aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan  kayu kepada api yang menjadikannya abu. aku ing…

Puisi: Diponegoro (Karya Chairil Anwar)

Diponegoro Di masa pembangunan ini tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti Tak gentar. Lawan banyaknya seratus…

Puisi: Dhuafa (Karya Hasbi Burman)

Dhuafa Di bawah pohon rindang, duduk bersimpuh, menikmati kuliner angin. 28 Juni 2018 Analisis Puisi : Puisi "Dhuafa" karya H…

Puisi: Stanza (Karya W.S. Rendra)

Stanza Ada burung dua, jantan dan betina hinggap di dahan. Ada dua daun, tidak jantan tidak betina gugur di dahan. Ada angin …

Puisi: Kursi (Karya Rahman Arge)

Kursi Karena kursi cuma satu Maka saya duduk di kursi Kamu di tiang gantungan Sumber:  Jalan Menuju Jalan (2007) Analisis Puisi: Puisi "Kursi&qu…

Puisi: Lagu Angin (Karya W.S. Rendra)

Lagu Angin Jika aku pergi ke timur arahku jauh, ya, ke timur. Jika aku masuk ke hutan aku disayang, ya, di hutan. Aku pergi d…

Puisi: Setitik Harapan (Karya Diah Hadaning)

Setitik Harapan Setitik harapan kusandarkan di celah noda menjadi bajak bijaksana mengolah tanah persawahan tua menjadi lahan subur di sit…

Puisi: Air Mata (Karya Joko Pinurbo)

Air Mata Biarkan hujan yang haus itu melahap air mata yang mendidih di cangkirmu. 2012 Sumber:  Baju Bulan (2013) Analisis Puisi : Pui…

Puisi: Di Depan Pintu (Karya Sapardi Djoko Damono)

Di Depan Pintu Di depan pintu: bayang-bayang bulan terdiam di rumput. Cahaya yang tiba-tiba pasang mengajak…

Puisi: Doa Si Kecil (Karya Taufiq Ismail)

Doa Si Kecil Tuhan Yang Maha Kaya Beri mama kasur tebal di surga Tuhan Yang Pemurah Belikan ayah pipa y…

Puisi: Mata yang Tak Takut (Karya Tan Lioe Ie)

Mata yang Tak Takut Saat lelah Langit leleh ke laut Tubuh kebas Menolak sentuh Ikan-ikan menggigil Seakan asing dari laut Dan senja menebar kabut Bag…

Puisi: Tentang Diri (Karya Lazuardi Anwar)

Tentang Diri Tentang diri berapa harganya di pasar loak segumpal dahak diludahkan 1978 Sumber:  Pelabuhan (1980) Analisis Puisi: Puisi “Tentang Diri”…

Puisi: Kuberi Engkau Sayap (Karya Aldian Aripin)

Kuberi Engkau Sayap Kuberi engkau sayap Terbanglah. Menjauh atau mendekat Terserah. Pekanbaru, 1977 Sumber: Nyanyian Malam…

Puisi: Pikiran Sesudah Makan Malam, September (Karya Taufiq Ismail)

Pikiran Sesudah Makan Malam, September Demikianlah, bila kita harus berkata juga Kontemporer! Saat ini! Ya …

Puisi: Teks Atas Descartes (Karya Remy Sylado)

Teks Atas Descartes Orang Perancis berpikir maka mereka ada. Orang Indonesia tidak berpikir namun t…

Puisi: Natal bagi Musuh-Musuhku (Karya Kriapur)

Natal bagi Musuh-Musuhku Aku tak mampu membeli daun-daun ini fajar dengan bangunan dari air biru membebaskan ketaklukan diriku dan merek…

Puisi: Siak (Karya Slamet Sukirnanto)

Siak Kayuh sampan-sampan mimpi Ke dalam ceruk luka Menggores tepi Pekanbaru, Maret 1998 Sumber: Gergaji (2001) Analisis Puisi: Tema utam…
© Sepenuhnya. All rights reserved.