Puisi Pendek

Puisi: Setitik Harapan (Karya Diah Hadaning)

Setitik Harapan Setitik harapan kusandarkan di celah noda menjadi bajak bijaksana mengolah tanah persawahan tua menjadi lahan subur di sit…

Puisi: Air Mata (Karya Joko Pinurbo)

Air Mata Biarkan hujan yang haus itu melahap air mata yang mendidih di cangkirmu. 2012 Sumber:  Baju Bulan (2013) Analisis Puisi : Pui…

Puisi: Di Depan Pintu (Karya Sapardi Djoko Damono)

Di Depan Pintu Di depan pintu: bayang-bayang bulan terdiam di rumput. Cahaya yang tiba-tiba pasang mengajak…

Puisi: Doa Si Kecil (Karya Taufiq Ismail)

Doa Si Kecil Tuhan Yang Maha Kaya Beri mama kasur tebal di surga Tuhan Yang Pemurah Belikan ayah pipa y…

Puisi: Mata yang Tak Takut (Karya Tan Lioe Ie)

Mata yang Tak Takut Saat lelah Langit leleh ke laut Tubuh kebas Menolak sentuh Ikan-ikan menggigil Seakan asing dari laut Dan senja menebar kabut Bag…

Puisi: Tentang Diri (Karya Lazuardi Anwar)

Tentang Diri Tentang diri berapa harganya di pasar loak segumpal dahak diludahkan 1978 Sumber:  Pelabuhan (1980) Analisis Puisi: Puisi “Tentang Diri”…

Puisi: Kuberi Engkau Sayap (Karya Aldian Aripin)

Kuberi Engkau Sayap Kuberi engkau sayap Terbanglah. Menjauh atau mendekat Terserah. Pekanbaru, 1977 Sumber: Nyanyian Malam…

Puisi: Pikiran Sesudah Makan Malam, September (Karya Taufiq Ismail)

Pikiran Sesudah Makan Malam, September Demikianlah, bila kita harus berkata juga Kontemporer! Saat ini! Ya …

Puisi: Teks Atas Descartes (Karya Remy Sylado)

Teks Atas Descartes Orang Perancis berpikir maka mereka ada. Orang Indonesia tidak berpikir namun t…

Puisi: Natal bagi Musuh-Musuhku (Karya Kriapur)

Natal bagi Musuh-Musuhku Aku tak mampu membeli daun-daun ini fajar dengan bangunan dari air biru membebaskan ketaklukan diriku dan merek…

Puisi: Siak (Karya Slamet Sukirnanto)

Siak Kayuh sampan-sampan mimpi Ke dalam ceruk luka Menggores tepi Pekanbaru, Maret 1998 Sumber: Gergaji (2001) Analisis Puisi: Tema utam…

Puisi: Graffiti (Karya Surachman R.M.)

Graffiti Kasih cinta pujalah Gemakanlah Sapu bersih peperangan Dan salibkan kebencian Kedamaian di bumi Tuhan Bagai di bulan Sumber:…

Puisi: Sayap-Sayap Besi (Karya Surachman R.M.)

Sayap-Sayap Besi Sayap-sayap besi anakpanah baja Merangkai tasbih bintang seribu Sayap-sayap besi anakpanah baja Melepas diri dari sarangk…

Puisi: Prisma (Karya Surachman R.M.)

Prisma jika pertama bersama dari satu sumber mengalir diirisnya kini alur-alur terpencar dan kesatuan warna yang putih di lensa lahir sua…

Puisi: Oda pada Van Gogh (Karya Taufiq Ismail)

Oda pada Van Gogh Pohon sipres. Kafe tua Di ujung jalan Sepi. Sepi jua Langit berombak Bulan di san…

Puisi: Bangun! (Karya Abdul Hadi WM)

Bangun! Bangun! Matahari yang kaupuja kemarin, gemilang dan burung-burung berkibar bagai daunan di depan jende…
© Sepenuhnya. All rights reserved.