Puisi: Diponegoro (Karya Chairil Anwar) Diponegoro Di masa pembangunan ini tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti Tak gentar. Lawan banyaknya seratus…
Puisi: Perihal Patah Hati (Karya A. Munandar) Perihal Patah Hati Untuk apa mengungkit Kenangan-kenangan pahit? Karena semakin dijahit Semakin terasa sakit. Bukankah leb…
Puisi: Pesan Seorang Ayah kepada Anaknya (Karya Idrus Tintin) Pesan Seorang Ayah kepada Anaknya Anakku! Diam dan tenang adalah pemberian Ribut dan badai tanda kehadiran sesuatu yang baru sesudahnya ad…
Puisi: Air Mata (Karya Joko Pinurbo) Air Mata Biarkan hujan yang haus itu melahap air mata yang mendidih di cangkirmu. 2012 Sumber: Baju Bulan (2013) Analisis Puisi : Pui…
Puisi: Sama Kuat (Karya Binhad Nurrohmat) Sama Kuat Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan Koruptor kompak sulit ditaklukkan. Sumber: Demonstran Sexy (2008) Analisis Puisi : Puisi “Sama K…
Puisi: Lupa Daratan (Karya Binhad Nurrohmat) Lupa Daratan Sepulang dari acara studi banding di luar negeri sekian lama koper pejabat itu sesak oleh-oleh buat keluarga dan pacarnya dan t…
Puisi: Aku Ingin (Karya Sapardi Djoko Damono) Aku Ingin aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. aku ing…
Puisi: Stanza (Karya W.S. Rendra) Stanza Ada burung dua, jantan dan betina hinggap di dahan. Ada dua daun, tidak jantan tidak betina gugur di dahan. Ada angin …
Puisi: Kursi (Karya Rahman Arge) Kursi Karena kursi cuma satu Maka saya duduk di kursi Kamu di tiang gantungan Sumber: Jalan Menuju Jalan (2007) Analisis Puisi: Puisi "Kursi&qu…
Puisi: Lagu Angin (Karya W.S. Rendra) Lagu Angin Jika aku pergi ke timur arahku jauh, ya, ke timur. Jika aku masuk ke hutan aku disayang, ya, di hutan. Aku pergi d…
Puisi: Setitik Harapan (Karya Diah Hadaning) Setitik Harapan Setitik harapan kusandarkan di celah noda menjadi bajak bijaksana mengolah tanah persawahan tua menjadi lahan subur di sit…
Puisi: Di Depan Pintu (Karya Sapardi Djoko Damono) Di Depan Pintu Di depan pintu: bayang-bayang bulan terdiam di rumput. Cahaya yang tiba-tiba pasang mengajak…
Puisi: Doa Si Kecil (Karya Taufiq Ismail) Doa Si Kecil Tuhan Yang Maha Kaya Beri mama kasur tebal di surga Tuhan Yang Pemurah Belikan ayah pipa y…
Puisi: Mata yang Tak Takut (Karya Tan Lioe Ie) Mata yang Tak Takut Saat lelah Langit leleh ke laut Tubuh kebas Menolak sentuh Ikan-ikan menggigil Seakan asing dari laut Dan senja menebar kabut Bag…
Puisi: Tentang Diri (Karya Lazuardi Anwar) Tentang Diri Tentang diri berapa harganya di pasar loak segumpal dahak diludahkan 1978 Sumber: Pelabuhan (1980) Analisis Puisi: Puisi “Tentang Diri”…
Puisi: Kuberi Engkau Sayap (Karya Aldian Aripin) Kuberi Engkau Sayap Kuberi engkau sayap Terbanglah. Menjauh atau mendekat Terserah. Pekanbaru, 1977 Sumber: Nyanyian Malam…