Puisi Pramesetya Aniendita

Puisi: Wajah Kota Penuh Lumpur (Karya Pramesetya Aniendita)

Wajah Kota Penuh Lumpur Air meminum rumahku, hingga atap tenggelam ke tenggorokan langit, jam dinding berenang mundur, menertawakan waktu yang karam.…
© Sepenuhnya. All rights reserved.