Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi Rapuh

Puisi: Gerimis Jatuh di Kota yang Rapuh (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Gerimis Jatuh di Kota yang Rapuh Senja kering. Lampu saat padam. Kulihat parasmu menunduk, membuang senyum! Ah! Ini kali baru dimulai …

Puisi: Mengapa Serapuh Itu? (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Mengapa Serapuh Itu? Sebagai rama engkau menjelma, Gemerlapan girang bermain di sinar. Seri semata pancaran matamu Bercahaya-cahaya melihat dunia. Da…

Puisi: Rapuh (Karya Asep S. Sambodja)

Rapuh bumi berputar pada porosnya aku berputar mengelilingi matahari seperti roda, bumi pun aus dan aku semakin rapuh lihatlah diriku begitu kerdil s…

Puisi: Kutaruh Segenap Rapuh (Karya Joshua Igho)

Kutaruh Segenap Rapuh Kutaruh segenap rapuh di atas daun yang luruh biarlah dia pergi bersama angin dan …
© Sepenuhnya. All rights reserved.