Puisi Tentang Alam

Puisi: Senandung Hutan Kayu Perupuk Kalimantan (Karya Diah Hadaning)

Senandung Hutan Kayu Perupuk Kalimantan Burung-burung hutan tropis bersarang dalam gerungan mesin telurnya tetaskan bibit dendam menangisi…

Puisi: Elegi Jakarta (Karya Diah Hadaning)

Elegi Jakarta Langit kota tak sajikan bintang malam ini langit kota tak riapkan kabut menguap dari kolam-kolam ada tatap menusuk langit …

Puisi: Pesona Alam Hijau (Karya Faozan Tri Nugroho)

Pesona Alam Hijau Terperosok pada hamparan hijau Menggantung pada nuansa manja ilalang Tunggu! Akan kuhirup perlahan aroma rumput ini Sebab, kutahu i…

Puisi: Surat Pembaca (Karya Agus R. Sarjono)

Surat Pembaca Redaksi yang terhormat Izinkan saya menyampaikan keluhan dan sedikit saran. Burung bangau di tepi danau itu sudah sembilan m…

Puisi: Indahnya Tepian Pantai (Karya Firda Aulia Rahma)

Indahnya Tepian Pantai Gelombang air menari-nari di tepian pantai Menyapa pasir yang dimainkan bocah-bocah pantai Gerombolan camar berterbangan di at…

Puisi: Pesan (Karya A. Rahim Eltara)

Pesan Begitulah setiap hari daun-daun itu Gugur merayap mencium telapak akar pangkal Setelah tutur ceritanya…

Puisi: Kalau Aku Besar Nanti (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Kalau Aku Besar Nanti Kalau aku besar nanti Akan kupelajari teknologi Mesin-mesin mobil pasti Mesin-mesin motor kuteliti Agar asapnya tak jadi sumber…

Puisi: Seekor Burung Kehilangan Dahan Tempatnya Bertengger Dahulu (Karya B. Y. Tand)

Seekor Burung Kehilangan Dahan Tempatnya Bertengger Dahulu Seekor burung mengatupkan sayapnya bertengger di atas cerobong sebuah pabrik, termenung se…

Puisi: Permintaan Langit (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Permintaan Langit Maafkan aku... jika aku tak seindah dulu dan tak lagi berwarna biru karena semua juga ulahmu kau tebangi semua …

Puisi: Membaca Tanda-Tanda (Karya Taufiq Ismail)

Membaca Tanda-Tanda Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan dan meluncur lewat sela-sela jari kita Ada sesuatu yang mulanya tidak …

Puisi: Angin Utara (Karya Diah Hadaning)

Angin Utara Di jalan lurus pohon-pohon tumbuh berjajar seperti lukisan di buku masa kanak-kanakku yang tela…

Puisi: Nyanyian Anak Cucu (Karya Upita Agustine)

Nyanyian Anak Cucu Aroma hutan-hutan dan jerami terbakar kucium sampai kini Menumbuhkan hutan lindung dalam rahimku Menghamparkan berjuta pir…

Puisi: Potret Musim Panas (Karya Fitri Yani)

Potret Musim Panas musim panas menjadi tua pohon-pohon kurus, parau dan layu para perempuan di rumah bordil berdansa dan menyibak sepi d…

Puisi: Senandung Tanah-Tanah Dayak (Karya Diah Hadaning)

Senandung Tanah-Tanah Dayak Percayalah kepada musim di tanah ini percayalah kepada adat turun-temurun percayalah kepada darah ibu dari hulu …

Puisi: Di Punggung Bukit (Karya Dimas Arika Mihardja)

Di Punggung Bukit Duduk di atas undakan peradaban bukit-bukit tersaput kabut hanya punggungmu bergaris meriwayatkan gerimis. Panorama ala…
© Sepenuhnya. All rights reserved.