Puisi Tentang Alam

Puisi: Pesan (Karya A. Rahim Eltara)

Pesan Begitulah setiap hari daun-daun itu Gugur merayap mencium telapak akar pangkal Setelah tutur ceritanya…

Puisi: Kalau Aku Besar Nanti (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Kalau Aku Besar Nanti Kalau aku besar nanti Akan kupelajari teknologi Mesin-mesin mobil pasti Mesin-mesin motor kuteliti Agar asapnya tak jadi sumber…

Puisi: Seekor Burung Kehilangan Dahan Tempatnya Bertengger Dahulu (Karya B. Y. Tand)

Seekor Burung Kehilangan Dahan Tempatnya Bertengger Dahulu Seekor burung mengatupkan sayapnya bertengger di atas cerobong sebuah pabrik, termenung se…

Puisi: Permintaan Langit (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Permintaan Langit Maafkan aku... jika aku tak seindah dulu dan tak lagi berwarna biru karena semua juga ulahmu kau tebangi semua …

Puisi: Membaca Tanda-Tanda (Karya Taufiq Ismail)

Membaca Tanda-Tanda Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan dan meluncur lewat sela-sela jari kita Ada sesuatu yang mulanya tidak …

Puisi: Angin Utara (Karya Diah Hadaning)

Angin Utara Di jalan lurus pohon-pohon tumbuh berjajar seperti lukisan di buku masa kanak-kanakku yang tela…

Puisi: Nyanyian Anak Cucu (Karya Upita Agustine)

Nyanyian Anak Cucu Aroma hutan-hutan dan jerami terbakar kucium sampai kini Menumbuhkan hutan lindung dalam rahimku Menghamparkan berjuta pir…

Puisi: Potret Musim Panas (Karya Fitri Yani)

Potret Musim Panas musim panas menjadi tua pohon-pohon kurus, parau dan layu para perempuan di rumah bordil berdansa dan menyibak sepi d…

Puisi: Senandung Tanah-Tanah Dayak (Karya Diah Hadaning)

Senandung Tanah-Tanah Dayak Percayalah kepada musim di tanah ini percayalah kepada adat turun-temurun percayalah kepada darah ibu dari hulu …

Puisi: Di Punggung Bukit (Karya Dimas Arika Mihardja)

Di Punggung Bukit Duduk di atas undakan peradaban bukit-bukit tersaput kabut hanya punggungmu bergaris meriwayatkan gerimis. Panorama ala…

Puisi: Lautan (Karya W.S. Rendra)

Lautan Daratan adalah rumah kita dan lautan adalah kebebasan. Langit telah bersatu dengan samudra dalam jiwa dan dalam warna. …

Puisi: Kita Lebih Memahami (Karya Bambang Sarwono)

Kita Lebih Memahami kita lebih memahami kenapa ular-ular suka berdiam di tempat-tempat yang rungkut dan sangar, becek, serta berhawa lengas. kita leb…

Puisi: Maklumat Hargo Dumilah (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Maklumat Hargo Dumilah Adalah kabut, yang membuat pandanganmu berlumut. Agar kau kembali berpikir apakah niatmu masih pasang atau surut. Meski a…

Puisi: Berita dari Kaki Gunung Muria (Karya Diah Hadaning)

Berita dari Kaki Gunung Muria Menyusuri jalan setapak nini senyum mekar di kaki gunung gulir embun di celah d…

Puisi: Situ Gintung (Karya Ayatrohaedi)

Situ Gintung Di danau ini anak-anak alam beterjunan dan berkejaran sepuas hati Di danau ini gerak-gerak alam berkejara…
© Sepenuhnya. All rights reserved.