Puisi: Sebuah Benteng (Karya Harijadi S. Hartowardojo) Sebuah Benteng Sebuah benteng telah tertimbun bukit pasir Sedang langit malam kelelawar terbang kehilangan sarang Anjing melolong meratapi bin…
Puisi: Setelah Bendera Itu Dikibarkan (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Setelah Bendera itu Dikibarkan Sekarang Anda menyanyikan lagu kebangsaan di negeri kami. Kami tidak mengenali lagu itu, tapi Anda memaksa ka…
Puisi: Ketika Agustus telah Lewat (Karya Diah Hadaning) Ketika Agustus telah Lewat Janur-janur kuning layu terbuang di jalan-jalan dan hanyut di kali tiang-tiang ben…
Puisi: Bendera-Bendera Saling Berbicara (Karya Diah Hadaning) Bendera-Bendera Saling Berbicara Bendera-bendera saling berbicara seorang bocah mendengarnya. Enak jadi …
Puisi: Aku Memungut Bendera dan Air Mata Seekor Elang (Karya I Nyoman Wirata) Aku Memungut Bendera dan Air Mata Seekor Elang Pagi ini aku memungut airmata seekor elang Kukira kesedihan Sebab luka menganga Tapi tak b…
Puisi: Amsal Sejarah (Karya Diah Hadaning) Amsal Sejarah Kaji ulang perjalanan panjang saat saudara se-nusa masih terpisah-pisah terhempas-hempas ba…
Puisi: Bendera-Bendera di Jalan Raya (Karya Diah Hadaning) Bendera-Bendera di Jalan Raya Hari ini bendera-bendera berkibaran Jalan raya mandi warna Bocah-bocah anak rimba beton Menengok selintas la…
Puisi: Bendera (Karya Bambang Widiatmoko) Bendera : Alm. Ari Setya Ardhi Mengapa kita begitu kecil Dan terpencil Dalam luasnya semesta Dan hanya berbekal kata-kata Setelah la…
Puisi: Barisan dan Bendera (Karya Adi Sidharta) Barisan dan Bendera kawan-kawan ini barisan kita sudah banyak bolong-bolong dan ini bendera sudah penuh koyak-koyak ini barisan, barisan juang dan be…
Puisi: Bendera Anak-Anak (Karya Wahyu Prasetya) Bendera Anak-Anak ternyata kemerdekaan itu milik anak-anak. ternyata merdeka itu adalah anak-anak dari segala sudut dunia. ada jejak kecil yang berju…
Puisi: Telah Kau Robek Kain Biru pada Bendera Itu (Karya Aming Aminoedhin) Telah Kau Robek Kain Biru pada Bendera Itu ribuan orang bergerak sepanjang jalan berteriak menuju hotel Yamato tengah kota kibar bendera merah-putih-…
Puisi: Merah Putih (Karya Dianing Widya Yudhistira) Merah Putih Seikat bendera lusuh di ujung tiang lelah ia mengabarkan pertengkaran menua hati kita seperti sungsang tak lagi kenal meski usia menua Se…
Puisi: Merah Putih (Karya Aspar Paturusi) Merah Putih Ini merah putih berkibar di hatiku Bolehkah pula kutancapkan di hatimu Kibarkan dengan tiang kehormatan banga terikat kukuh pada seutas …
Puisi: Membaca Bahasa Angin (Karya Diah Hadaning) Membaca Bahasa Angin Mengusung lakon kuno lewat bayang rembulan Dasamuka tak gugur jadi kerak di angan seor…