Puisi: Hutan Kelam (Karya N. A. Hadian) Hutan Kelam Matahari adalah perempuan telanjang matahari adalah singa jantan di hutan Afrika matahari adalah sang perampok di simpang empat matahari …
Puisi: Kota Asing (Karya Dorothea Rosa Herliany) Kota Asing Kutempuh perjalanan menembus hutan-hutan kabut. kutempuh perjalanan melewati ganggang. tak selet…
Puisi: Gaun Burung Gagak (Karya Dorothea Rosa Herliany) Gaun Burung Gagak Akhirnya ku baca Baris-baris sajak yang kau tulis Pada sayap-sayap burung gagak Hanya kehitaman dan kekeh…
Puisi: Hutan (Karya Soni Farid Maulana) Hutan Mendengar suara hutan yang sarat embun pagi Mendengar suara sunyi yang merayap Dari tangkai ke tangkai pohonan; mendengar Suara embun yang jatu…
Puisi: Gergaji (Karya Slamet Sukirnanto) Gergaji Setiap gergaji berderik melengking mengatasi bunyi satwa, merintihlah hutan ke angkasa menggugah mereka yang lelap damai ti…
Puisi: Hutan yang Teduh (Karya Leon Agusta) Hutan yang Teduh Hutan yang teduh terhampar di pangkuan gunung muram kelabu Kemerdekaan memang tak mungkin, kata seekor burung …
Puisi: Mencari Sebuah Masjid (Karya Taufiq Ismail) Mencari Sebuah Masjid Aku diberitahu tentang sebuah masjid yang tiang‐tiangnya pepohonan di hutan fondasinya batu karang dan pualam pilihan …
Puisi: Hutanku (Karya Rini Intama) Hutanku Pongah menebang asa yang membelah senyap gemerisik daun kering terinjak kaki perkasa burung-burung terbang menghilang cahaya langit…
Puisi: Sebuah Parabel (Karya Ajip Rosidi) Sebuah Parabel Buat Dan & Arlene Orang-orang mendaki gunung, memahat batu dan pulang senja hari; orang-orang berlayar …
Puisi: Hutan-Hutan Bakau Jadi Batu (Karya Irawan Sandhya Wiraatmaja) Hutan-Hutan Bakau Jadi Batu hutan-hutan bakau jadi batu di antara tembok beton yang keras menusuk udara bertuba. Napas tinggal denyut jantung di teng…
Puisi: Di Negeri Winnetou (Karya Goenawan Mohamad) Di Negeri Winnetou Hutan yang mencoba memugar malam dari reruntuhan siang mencoba juga menahan bulan, bulatan bulai pada …
Puisi: Hutan Susupan (Karya Linus Suryadi AG) Hutan Susupan menyusup hutan belantara riap rabumu masih juga kenapa diam, o katakan, kenapa sendirian hanya gemuruh hanya luruh ke j…
Puisi: Berguru kepada Hutan (Karya Aris Setiyanto) Berguru kepada Hutan manusia kembali ke pohon-pohon berguru kepada hutan agar kata-kata makin buas adanya. Temanggung, 5 Juli 2022 Analisis Puisi : P…
Puisi: Dalam Hutan (Karya Raudal Tanjung Banua) Dalam Hutan (mengenang Ajamuddin Tifani ) Dalam hutan, paru-paruku bernafas penuh kepada Tuhan. Hutan dalam …