Puisi: Panorama Cikini di Suatu Malam (Karya Widodo Arumdono) Panorama Cikini di Suatu Malam (Di depan taman seni berjajar warung kopi) "Hendak kau apakan lagi malam yang telah larut ini, Emilia? Aku pernah…
Puisi: Kudengar Jakarta Menyanyi (Karya Yunus Mukri Adi) Kudengar Jakarta Menyanyi Kudengar Jakarta menyanyi. Dalam kereta pagi Di bawah matahari biru panci. Jakarta menyanyi dalam teater pembangunan. Gedun…
Puisi: Jakarta (Karya Abrar Yusra) Jakarta di mana-mana, di rumah di jalan di siang di malam. di mana-mana Kudengar klenengan dan tiktok beca Pusingan roda dan derak-de…
Puisi: Akan Berpisah Jua Kita Akhirnya, Jakarta (Karya Ediruslan PE Amanriza) Akan Berpisah Jua Kita Akhirnya, Jakarta akan berpisah jua kita akhirnya, Jakarta dari negeri kami yang jauh kau terlihat semakin angkuh t…
Puisi: Jakarta (Karya Husni Djamaluddin) Jakarta jakarta adalah bis kota yang berjubel penumpangnya bergerak antara kemacetan jalan raya dan terobosan-terobosan tak terduga jakarta adalah bo…
Puisi: Metropolis (Karya HR. Bandaharo) Metropolis - X Untuk Joshi Hota Hanya kemenangan, percayalah, hanya kemenangan mampu mendukung kebenaran dan keadilan. Bukan kejujuran. Kejujuran ada…
Puisi: Bulan di Langit Jakarta (Karya Sherly Malinton) Bulan di Langit Jakarta Bulan baru seperempat naik di langit Jakarta tepat di usia empat lima satu dan segera pergi dengan diam-diam saat asap-asap k…
Puisi: Jakarta (Karya Beni Satryo) Jakarta Mari kita bertukar lemper dan saling merasakan ada yang lengket di hati kita. Aku punya sebungkus Djarum Super di saku jaket--cukup buat kita…
Puisi: Perjalanan Senja ke Jakarta (Karya Joss Sarhadi) Perjalanan Senja ke Jakarta kucak-kacik kucak-kacik. Kereta senja diam diam tak langit tak bumi. Benturan besi kucak-kacik kucak-kacik. Jaga kantuk k…
Puisi: Ibukota (Karya Rahman Arge) Ibukota Jakarta, ibukota, ibu yang kembali terluka Jalan-jalan berasap, toko-toko terbakar baru saja sebuah orde berlalu tapi adakah yang berlalu? na…
Puisi: Punggungmu (Karya Joko Pinurbo) Punggungmu Ibu kota Jakarta adalah punggungmu. Punggung yang sabar menanggung beban kerjamu, bangun pagim…
Puisi: Jakarta Hari Ini (Karya Diah Hadaning) Jakarta Hari Ini Seribu langkah hari ini dari terminal ke terminal dari taman ke lain taman dari jembatan-jembatan penyeberangan …
Puisi: Rudi Jalak Gugat (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi) Rudi Jalak Gugat (1) Anak-anak zaman yang slebor Merayap di mana-mana Tangan muda-mudi yang belum dewasa Menggenggam kayu dan besi Merek…