Puisi Tentang Pagi

Puisi: Gugur (Karya W.S. Rendra)

Gugur Ia merangkak di atas bumi yang dicintainya. Tiada kuasa lagi menegak. Telah ia lepaskan dengan gemilang pelor terakhir dari bediln…

Puisi: Berkaca di Depan Cermin Pagi Hari (Karya Melki Deni)

Berkaca di Depan Cermin Pagi Hari Pada suatu pagi aku menjenguk wajah di depan cermin, aku tak menemukannya di sana, kecuali beberapa wajah artis, pe…

Puisi: Ketika Itu Remang Pagi (Karya Rayani Sriwidodo)

Ketika Itu Remang Pagi ketika itu remang pagi, kehidupan masih         mendekap di tiang-tiang sepi sebelum ada yang mungkin menertawakan kau jalan t…

Puisi: Pagi tanpa Jadwal (Karya Gunoto Saparie)

Pagi tanpa Jadwal udara subuh mendingin benarkah ini hampir pagi? angin berembus pelahan burung-burung pun mulai nyanyi dedaunan berlinangan embun pe…

Puisi: Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari (Karya Sapardi Djoko Damono)

Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di  belakang …

Puisi: Aubade (Karya Agus Noor)

Aubade (Untuk M) Pagi ialah tangan yang terulur santun, ke dalam hatimu. Dibukakannya pintu kebaikan dan keselama…

Puisi: Peristiwa Pagi Tadi (Karya Sapardi Djoko Damono)

Peristiwa Pagi Tadi ( kepada GM ) Pagi tadi seorang sopir oplet bercerita kepada pesuruh kantor tentang lelak…

Puisi: Syair Embun Pagi (Karya Suminto A. Sayuti)

Syair Embun Pagi Hangat matahari. Kehendak pun tak pernah henti Lalu, mata pun cucuk daun. Menghirup embun pagi Jalan pun terbuka. Menuju cakrawala K…

Puisi: Pagi, di Stasiun (Karya Goenawan Mohamad)

Pagi, di Stasiun Dari ujung Tugu rel melengkuas burung jatuh pada loko lelah Seharusnya ada peluit Seharusnya seseorang menjerit S…

Puisi: Di Sebuah Pagi (Karya Nezar Patria)

Di Sebuah Pagi Ilalang kering di tungku itu mendamba letikan api, ia menunggu, Seperti malam menunggu matahari datang dengan gunting rumput, lalu mem…

Puisi: Pagi (Karya Avianti Armand)

Pagi ( 1 ) Pagi ini uap putih yang mengepul dari ceret lari keluar lewat jendela yang mengantuk lalu hilang terseret angin; aro…

Puisi: Pagi (Karya Aldian Aripin)

Pagi Gerimis seperti jarum- jarum jatuh. Pada seng dan subuh, seribu gugur dari sebuah jam yang jauh. Kelelawar pun menjerit …
© Sepenuhnya. All rights reserved.