Puisi: Sang Penyair (Karya Saini KM) Sang Penyair Sepi telah memanggilku untuk mengembara di batas kini dan nanti, malam dan pagi; mendengar bintang bernyanyi, bulan bermimpi. …
Puisi: Kepada Penyair Bohang (Karya Chairil Anwar) Kepada Penyair Bohang Suaramu bertanda derita laut tenang... Si Mati ini padaku masih berbicara Karena dia cinta, di…
Puisi: Bumi Penyair (Karya Acep Zamzam Noor) Bumi Penyair Untuk kita bumi dihamparkan Pohon-pohon terpancang menahan atap langit Langit penyair yang biru Sungai-sungai bermuara pada k…
Puisi: Penyair (Karya Linus Suryadi AG) Penyair Dia serahkan irama hidup antar desa dan kotanya Selama menyeberangi arus deras sungai ke hilir Selama jiwa di dalamnya membuka i…
Puisi: Penyair Kecil (Karya Joko Pinurbo) Penyair Kecil untuk Nur Penyair kecil itu sangat sibuk merangkai kata-kata dan dengan berbagai cara menyus…
Puisi: Priangan (Karya Saini KM) Priangan Di sini tinggal bangsa petani Hati berakar di dalam bumi Sedang kali kehidupan Berhulu di kubur leluhur. Di sini lah…
Puisi: Kepada Penyair Muda (Karya Saini KM) Kepada Penyair Muda (1) Sebelum tintamu menjadi darah, kata-kata akan tetap sebagai bunyi; kebisingan lain di tengah hingar-bingar dunia: Der…
Puisi: Kami Bertiga (Karya Sapardi Djoko Damono) Kami Bertiga Dalam kamar ini kami bertiga: aku, pisau dan kata - kalian tahu, pisau barulah pisau kalau ada darah di matanya tak peduli da…
Puisi: Untuk Penyair Asos (Karya Radhar Panca Dahana) Untuk Penyair Asos ketika makna mereka direbut data, dan pemahaman ditepis retorika apa tertinggal dalam kata dan bahasa? apa tercipta dari majas dan…
Puisi: Nocturno (Karya Chairil Anwar) Nocturno (Fragment) ................................................................ Aku menyeru — tapi tidak satu suara membalas, hanya mat…
Puisi: Menjadi Penyair Lagi (Karya Acep Zamzam Noor) Menjadi Penyair Lagi Melva, di Karang Setra, kutemukan helai-helai rambutmu Di lantai keramik yang licin. Aku selalu terkenang kepadamu Seti…
Puisi: Tentang Penyair (Karya Ehfrem Vyzty) Tentang Penyair Penyair sering kali merangkai puisi tengah malam Dengan mata berdarah-darah Penyair sering kali bercinta lewat aksara Saat bulan kemb…