Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Puisi Tentang Penyair

Puisi: Nocturno (Karya Chairil Anwar)

Nocturno (Fragment) ................................................................ Aku menyeru — tapi tidak satu suara membalas, hanya mat…

Puisi: Menjadi Penyair Lagi (Karya Acep Zamzam Noor)

Menjadi Penyair Lagi Melva, di Karang Setra, kutemukan helai-helai rambutmu Di lantai keramik yang licin. Aku selalu terkenang kepadamu Seti…

Puisi: Tentang Penyair (Karya Ehfrem Vyzty)

Tentang Penyair Penyair sering kali merangkai puisi tengah malam Dengan mata berdarah-darah Penyair sering kali bercinta lewat aksara Saat bulan kemb…

Puisi: Pamuk (Karya Agus R. Sarjono)

Pamuk Adalah salju yang mempertemukan orang sunyi dengan puisi ketika perempuan yang tertindas menghidupkan emansipasi dengan bunuh di…

Puisi: Chairil (Karya Agus R. Sarjono)

Chairil Pada kereta senja Chairil menebal jendela cinta dan bahagia makin jauh saja mendengking Chairil…

Puisi: Penyair (Karya Wiji Thukul)

Penyair Jika tak ada mesin ketik aku akan menulis dengan tangan Jika tak ada tinta hitam aku akan menulis dengan arang. Jika tak ad…

Puisi: Para Penyair Adalah Pertapa Agung (Karya Wiji Thukul)

Para Penyair Adalah Pertapa Agung kaum gelandangan yang mendengkur pulas seperti huruf kanji kumal di emper-emper pertokoan cina tak pernah terjamah …

Puisi: Cervantes (Karya Agus R. Sarjono)

Cervantes Dengan pena terhunus kau pacu keledai sastra menerjang kincir keramat hikayat bangsawan dan raja-raja hingga porak-poranda dan m…

Puisi: Kepada Penyair (Karya Ajip Rosidi)

Kepada Penyair Penyair. Kaulah prajurit terakhir Yang meski dengan pena patah, mesti menegakkan Kebenaran Karena dunia Ta…

Puisi: Ballada Musyafir Gila (Karya Dimas Arika Mihardja)

Ballada Musyafir Gila Ada musafir gila Berjalan sepanjang lorong kumuh Memimpikan denyut kehidupan: …

Puisi: Pemulung Kecil (Karya Joko Pinurbo)

Pemulung Kecil Tengah malam pemulung kecil itu datang memungut barang-barang yang berserakan di lantai rumah: onggokan sepi, pecahan bulan, …

Puisi: Kepada Penyair Heri Latief dan Asahan Aidit (Karya Mawie Ananta Jonie)

Kepada Penyair Heri Latief dan Asahan Aidit Bertahun-tahun kita terhalang pulang dan tinggal di negeri orang Jadi perantau bukan, pengembara p…

Puisi: Penyair Panggung (Karya Joko Pinurbo)

Penyair Panggung ( untuk Landung Simatupang ) Tubuhnya lebih dari puisi, penuh getar dan getir bunyi. S…
© Sepenuhnya. All rights reserved.