Puisi: Li Bai (Karya Agus R. Sarjono) Li Bai Hanya Li Bai, gunung, dan Arak. Bertiga hikmati awan berarak Di bening sungai minuman tempat duka tak bisa lama berdiam, terp…
Puisi: Marquez (Karya Agus R. Sarjono) Marquez Di tengah wabah cholera, cinta abadi adalah orang yang selamat dari kapal karam bagai jenderal berkaki bengkak yang terbatuk menyu…
Puisi: Dostoyevsky (Karya Agus R. Sarjono) Dostoyevsky Orang sakit, judes, pendengki, menyebalkan dan jujur, telah menulis catatan-catatan bawah tanah dari lumpur kelam jiwa dalam cor…
Puisi: Penyair, yang Lahir di Tanah Air (Karya Dodong Djiwapradja) Penyair, yang Lahir di Tanah Air Inilah aku, Burung unta dari seberang Bulu-bulunya terbuat Dari pantun, sajak dan tembang (Vla…
Puisi: Penyair dan Gembala (Karya Fitri Yani) Penyair dan Gembala angin bergerak menghampiri gembala yang membaca sajak-sajak sepi di sepanjang halaman hari. ia melihat warna hijau di situ t…
Puisi: Penyair (Karya Iswadi Pratama) Penyair Aku selalu tumbuh bagi teman-teman, untuk setiap orang menciptakan kubangan cahaya kata-kata …
Puisi: Lagu Musim Panas (Karya Agus R. Sarjono) Lagu Musim Panas Di sunyi nasib dekapan musim panasmu cuma yang bisa menyuburkan kembali kerontang padang, gersang kata-kata yang menggan…
Puisi: Sang Penyair (Karya Saini KM) Sang Penyair Sepi telah memanggilku untuk mengembara di batas kini dan nanti, malam dan pagi; mendengar bintang bernyanyi, bulan bermimpi. …
Puisi: Kepada Penyair Bohang (Karya Chairil Anwar) Kepada Penyair Bohang Suaramu bertanda derita laut tenang... Si Mati ini padaku masih berbicara Karena dia cinta, di…
Puisi: Bumi Penyair (Karya Acep Zamzam Noor) Bumi Penyair Untuk kita bumi dihamparkan Pohon-pohon terpancang menahan atap langit Langit penyair yang biru Sungai-sungai bermuara pada k…
Puisi: Penyair (Karya Linus Suryadi AG) Penyair Dia serahkan irama hidup antar desa dan kotanya Selama menyeberangi arus deras sungai ke hilir Selama jiwa di dalamnya membuka i…
Puisi: Penyair Kecil (Karya Joko Pinurbo) Penyair Kecil untuk Nur Penyair kecil itu sangat sibuk merangkai kata-kata dan dengan berbagai cara menyus…
Puisi: Priangan (Karya Saini KM) Priangan Di sini tinggal bangsa petani Hati berakar di dalam bumi Sedang kali kehidupan Berhulu di kubur leluhur. Di sini lah…
Puisi: Kepada Penyair Muda (Karya Saini KM) Kepada Penyair Muda (1) Sebelum tintamu menjadi darah, kata-kata akan tetap sebagai bunyi; kebisingan lain di tengah hingar-bingar dunia: Der…