Puisi: Sepeda Butut (Karya D.N. Aidit) Sepeda Butut Sepeda bututku tiap hari membantu mengabdi cita mulia kebebasan rakyat pekerja semua derita kuterima dengan senyum gembira hidup sekali …
Puisi: Sepeda Kekasih (Karya W.S. Rendra) Sepeda Kekasih Lebih baik aku makan nanti saja. Sekarang memperbaiki sepeda rusak kekasihku. Sumber: Gajah Mada (1958) Analisis Puisi : …
Puisi: Jendela Kaca (Karya Trisnojuwono) Jendela Kaca Mimpinya di balik jendela pada dara kecil punya poni (lembutnya jika menari!) Piano dalam dirinya tak henti-henti mengalun-lepaskan &quo…
Puisi: Sepeda Berputar (Karya Kang Thohir) Sepeda Berputar Sepeda berputar sesuai perintahnya Kala berhenti semuanya akan terdiam Sambil menahan rem Melaju kencang bila tenaga ditambah Akan m…
Puisi: Sepeda Anak-Anak di Halaman (Karya Frans Nadjira) Sepeda Anak-Anak di Halaman Tersandar pada pohon sepeda anak-anak di halaman. Bekas tapak, sobekan potret kelua…
Puisi: Sepeda Tua (Karya Wayan Jengki Sunarta) Sepeda Tua sepeda tua di sudut kelam berapa kali musim rindu mendera rentamu pada putaran jeruji waktu kaki mungil mengayuh angin ha…
Puisi: Sepeda (Karya W.S. Rendra) Sepeda Aku harus mengendarai sepeda hati-hati Menghindari jalan becek Mematuhi aturan lalu-lintas Sebab yang kupakai sepeda kekasihku. …
Puisi: Sepeda (Karya Beno Siang Pamungkas) Sepeda (buat putri yang nanti berulang tahun) Aku sedang membuat sepeda fantasi. Sepeda yang bisa menimbulkan …