Puisi tentang Perjalanan

Puisi: Interlude Perjalanan (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Interlude Perjalanan (1) kita melaju searah jalanan yang kian mendebarkan gerimis tak lagi dingin bara cinta masih menghangati jiwa mesk…

Puisi: Perjalanan Sungai (Karya Eka Budianta)

Perjalanan Sungai (1) Sungai yang dulu menangis Di antara batu-batu di pegunungan Sekarang telah sampai di kota…

Puisi: Perjalanan Pelaut (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Perjalanan Pelaut karena laut mengajarkan rahasia badai aku pun setia berlayar. dari pulau asing ke pulau asing aku tebarkan benih pelaut …

Puisi: Perjalanan Melayu (Karya Slamet Sukirnanto)

Perjalanan Melayu Di antara dua pelabuhan Situlang Laut dan Batu Ampar Terus teranglah Murat Kau nakhoda pelaut sejati Atau hanya penumpa…

Puisi: Perjalanan ke Akhirat (Karya Sapardi Djoko Damono)

Perjalanan ke Akhirat ( : Raja Ali Haji ) Perjalanan ke akhirat jangan dibebani dendam kesumat – langkahmu nanti tersendat. Tentu ada…

Puisi: Perjalanan ke Lombok Selatan (Karya Sindu Putra)

Perjalanan ke Lombok Selatan perjalanan ini kau namakan menangkap nyale nyala yang tumbuh dari air kau mengajakku dalam perjalanan tak …

Puisi: Perjalanan Malam (Karya Sitor Situmorang)

Perjalanan Malam ( Sajak Rue de la Huchette Untuk Radar Panca Dahana) Di jalan pendek lagi sempit ini kut…

Puisi: Peta Perjalanan (Karya Sitor Situmorang)

Peta Perjalanan Di hadapanku pantai Adriatik pelabuhan Dubrovnik Di seberang sana jazirah Italia tujuanku b…

Puisi: Perjalanan (Karya Harijadi S. Hartowardojo)

Perjalanan Motto: Sebagai darah dari jantung ia mengalir melalui urat nadi dan pembuluh-pembuluh darah ke seluruh tubuh, kemud…
© Sepenuhnya. All rights reserved.