Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Postingan

Puisi: Murat (Karya Slamet Sukirnanto)

Murat Datanglah segera Jangan kau tunda Jakarta bara sedang menyala Jangan berpangku tangan Jangan malas. Jangan hanya pest…

Puisi: Kalau Mau Kalau Mau (Karya Slamet Sukirnanto)

Kalau Mau Kalau Mau pisau-pisau jadi lembut dalam darah korban-korban Mercy dan BMW mengunyah permen. Perut buncit Jas ke…

Puisi: Mengapa (Karya Slamet Sukirnanto)

Mengapa Mengapa kita merasa kurang puas terhadap semua yang terjadi di hadapan kita, apa kita telah lupa dan terlena oleh buaian …

Puisi: Kepada Sang Pengembara (Karya Gunoto Saparie)

Kepada Sang Pengembara sampai kapankah kau terus berjalan mencari sesuatu entah tanpa tujuan wajah kusut dan rambut terurai masai melewati rintangan,…

Puisi: Perhitungan (Karya S.K. Insan Kamil)

Perhitungan Tanyakan, tanyakan kepada manusia babak seribu yang kini hidup terus bermukim di tepi hutan melanjutkan riwayat Adam dan Hawa; Tanyakan, …

Puisi: Sayap-Sayap Besi (Karya Surachman R.M.)

Sayap-Sayap Besi Sayap-sayap besi anakpanah baja Merangkai tasbih bintang seribu Sayap-sayap besi anakpanah baja Melepas diri …

Puisi: Segala Pintu Telah Tertutup (Karya Surachman R.M.)

Segala Pintu Telah Tertutup Segala pintu telah tertutup untuk bertemu denganmu Tiada jendela harap terbuka sekalipun untuk secercah senyuman Kecuali …

Puisi: Kapal-Kapal Kecil (Karya Surachman R.M.)

Kapal-Kapal Kecil Kapal-kapal kecil di telaga itu Dibiarkan mimpi di pangkalannya sendiri Sedang keteduhan taman menunggumu Sejak pagihari Habislah a…

Puisi: Graffiti (Karya Surachman R.M.)

Graffiti Kasih cinta pujalah Gemakanlah Sapu bersih peperangan Dan salibkan kebencian Kedamaian di bumi Tuhan Bagai di bulan Sumber:…

Puisi: Taman, Suatu Senja (Karya Surachman R.M.)

Taman, Suatu Senja Sudikah singgah walau sebentar saja? Di bangku ini di taman ini bersama-sama Menantikan akhir senja Rasakanlah hari-ha…
© Sepenuhnya. All rights reserved.