Postingan

Puisi: Cinderamata dari Cisarua (Karya Badruddin Emce)

Cinderamata dari Cisarua Siang-malammu. Hangat-dinginmu. Liku-lurusmu. Juga hijau-coklatmu, berkisar sebagai kegelisahan. Harus aku yang menyempurnak…

Puisi: Siklus Hujan (Karya Badruddin Emce)

Siklus Hujan Hujan. Hujan terus hatiku, membasahi senyummu. Sendu. Sendu hujanmu, mengguyur hatiku. Kroya, 2004 Puisi:  Siklus Hujan Karya:  Badruddi…

Puisi: Tembang dari Pecinan (Karya Badjuri Doellah Joesro)

Tembang dari Pecinan Teruslah puluk nasimu, teruslah Wahai kaum buruh kota Luruhkan segala keringat ke dahi Tatap segala hidup birahi. D…

Puisi: Kenapa Kau Tegang? (Karya F. Rahardi)

Kenapa Kau Tegang? kenapa kau tegang? tanya anakku pada cucunya aku menunduk lalu mati kenapa kau mati? tanya nenekku pada istriny…

Puisi: Awan (Karya F. Rahardi)

Awan tatkala kutatap langkahmu yang lamban di atas bubungan aku terkejut; betapa pucatnya! oh nasib akan kemana sajakah ka…

Puisi: Lagu-Lagu Lama (Karya F. Rahardi)

Lagu-Lagu Lama di kamar tamu aku dibelenggu sebuah pura-pura; sebuah lagu lama yang terlupa yang tak ada dalam catatanku lagi …

Puisi: Kabut (Karya F. Rahardi)

Kabut sebuah dunia yang pudar hadir pelan-pelan tanpa rintihan; tanpa igauan semua berjalan dengan sopan dan tak mengejutkan t…

Puisi: Tercium Belum (Karya F. Rahardi)

Tercium Belum sesampai di tungkai darahku rokok napasku mengepul dan detak mataku meretap panas, panas bau sorga, bau neraka …

Puisi: Apa Aku Bakar Saja Tubuhmu? (Karya A. Munandar)

Apa Aku Bakar Saja Tubuhmu? Aku bakar bajuku, celanaku Aku bakar semua pakaianku Aku bakar aroma hidupku. Aku bakar puisiku, ceritaku …

Puisi: Takdir (Karya Aspar Paturusi)

Takdir batang lehermu dipancung darah mengucur di tubuhku Jakarta, 23 Juni 2011 Puisi:  Takdir Karya:  Aspar Paturusi Biodata  Aspar Paturusi : Nama …
© Sepenuhnya. All rights reserved.