Postingan

Puisi: Bulan yang Terakhir (Karya F. Rahardi)

Bulan yang Terakhir dua bulan yang lalu debu telah dihapus bersih jalan-jalan sudah becek lagi dan tinggalah kuntum-kuntum aneka…

Puisi: Migrasi tanpa Akhir (Karya F. Rahardi)

Migrasi tanpa Akhir Serangga makin tipis Tampaknya tak ada lagi pohon-pohon Tinggal jejak buldoser Ribuan kilometer semua cape…

Puisi: Taragak (Karya Heru Joni Putra)

Taragak Duh, sebuah pagi yang datang begitu cepat, pagi yang dipanggil dengan bau kotoran kuda di sepanjang jalan, membuatku ingin menulis s…

Puisi: Ahim, Pengangkut Sampah (Karya Saini KM)

Ahim, Pengangkut Sampah “Selamat pagi, Pak. Ngantor?” demikan sapanya pagi itu, saat kemarau menggugurkan daun-daun mahoni “Sel…

Puisi: Gema Secuil Batu (Karya Iswadi Pratama)

Gema Secuil Batu (- SS) Ada yang terus menjauh kebun randu, rumpun perdu, dan angin abu-abu seperti tepuk…

Puisi: Pengharapan (Karya Harijadi S. Hartowardojo)

Pengharapan Lagu yang hanya sebuah ini mulai meninggi Cuma untuk dimainkan sekali Rumah manja kini tidak punya jendela Tak mungkin kujen…

Puisi: Mencari Harapan (Karya Hasbi Burman)

Mencari Harapan Bagai buih laut terombang Mengaca pada wajah Ibu pertiwi yang kaya raya Tapi harapan selalu sia-sia Kemana sudah hasil …

Puisi: Baka (Karya Sugiarta Sriwibawa)

Baka Rumahkukah ini Yang latar terbaring gelap Lampu lapar menjilat lepas Terlalu tinggi pagar Terpagut dan hanyut Tangan lesimu yang…

Puisi: Banowati (Karya Gunawan Maryanto)

Banowati bahkan tuhan pun lupa: kenapa aku mencintaimu aku lupa: ini cinta atau alpa ini cinta atau apa tapi kau telah men…

Puisi: Surtikanti (Karya Gunawan Maryanto)

Surtikanti di malam pengantin dua lelaki berkejaran sepanjang tubuhku sepanjang malam berlarian di kancing baju, cincin, giwang, …
© Sepenuhnya. All rights reserved.