Postingan

Puisi: Datanglah ke Dusunku (Karya Syamsu Indra Usman)

Datanglah ke Dusunku Satu jam telah berlalu Aku menunggu di sini Buat menceritakan               Sesuatu kepadamu Tapi kau belum tampak j…

Puisi: Aku Rindu Aroma Pedusunan (Karya Syamsu Indra Usman)

Aku Rindu Aroma Pedusunan Aku rindu aroma pedusunan Lenguh kerbau harumnya bunga kopi Lebih baik kita kembali, dik kembali dengan ketulusa…

Puisi: Anak Pedalaman (Karya Syamsu Indra Usman)

Anak Pedalaman Aku anak pedalaman Bermain kata menyisir langkah Di hutan-hutan belantara Mencari napas resah Di lingkaran kabut kemarau p…

Puisi: Galau (Karya Syamsu Indra Usman)

Galau Pada malam pekat Berwarna kelabu Aku duduk melamuni diri Sambil menanti Hujan merah jambu Kala itu hatiku Sedang galau …

Puisi: Sang Kekasih (Karya Syamsu Indra Usman)

Sang Kekasih Yang sering kali menghantui setiap perasaan adalah peristiwa dan rasa rindu yang berada dalam segumpal hati yang tak…

Puisi: Bross Rose (Karya Dimas Arika Mihardja)

Bross Rose ( ~ bagi putri-putriku ) Kubingiskan bross rose untuk disemat di dadamu, putriku isi dadamu harusl…

Puisi: Suara-Suara Pagi Putih buat Kartini (Karya Diah Hadaning)

Suara-Suara Pagi Putih buat Kartini Ada risik angin di ladang ketika pagi belum datang dan nafas hangat bocah…

Puisi: Hujan Belum Reda (Karya Mustafa Ismail)

Hujan Belum Reda Maafkan aku yang mengirim gerhana ke dalam arlojimu, sebab hujan tak juga reda dan malam tak …

Puisi: Bintang Pagi (Karya Soni Farid Maulana)

Bintang Pagi tiga jam ke arah utara, kota tua, kabut mengendap di bukit dan lembah raja cahaya lembut bintang pagi di atas pucuk cemara. "itu bi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.