Puisi: Sujud Ilalang untuk Semesta (Karya: A. Rego S. Ilalang) Sujud Ilalang untuk Semesta Hujan masih saja mendaras air mata Membasuh setiap lekuk dosa Sujud pada bumi yang merana Angin mengajak ilalang menari M…
Puisi: Elegi Puing Cinta (Karya Endang Ade Rustandi) Elegi Puing Cinta Aku hanya bisa mengukir baris sendu dan merangkainya penuh makna, tanpa keliru pada elegi yang meratakan rasa, asa, dan penuh sembi…
Puisi: Indahnya Alamku (Karya Venira Lidwina Patiung) Indahnya Alamku Dari hulu sampai hilir Air mengalir sepanjang hari Bunga-bunga bermekaran Ditemani rumput yang membentang Burung-burung berkicauan Se…
Puisi: Hikayatmu (Karya Dewi Musdalifah) Hikayatmu Cermin kau bagi denganku antara hujan dan desah kemarau Dada yang transparan warna daun dan gunung bergelora samudra dan terumbu karang goa…
Puisi: Air Mata Nyanyian Ibu Pertiwi (Karya A. Rego S. Ilalang) Air Mata Nyanyian Ibu Pertiwi Air mata dukaku Air mata dukamu Air mata duka mereka Air mata air mata air mata air mata air Mata air Air mata nyanyian…
Puisi: Mata Air (Karya Dewi Musdalifah) Mata Air Menghadiahi pagi bagi jiwa Melukis hati dengan warna pelangi. Bangkitlah sesuai irama alam Bersemayam dalam keteduhan sejati. Tak peduli set…
Puisi: Tadabur (Karya Dewi Musdalifah) Tadabur Hening subuh Lirih daun bertasbih Bergoyang dan berirama syahdu Gelombangnya menyusup tulang Menciptakan getaran. Setiap pertemuan membawa ka…
Puisi: Kesunyian (Karya Rakai Lukman) Kesunyian (1) Bunga tumbuh di halaman, meranggas di ulu waktu Menyisakan goresan masa silam Tenggelam di keruh rawa-rawa Membawa mata nyalangku pada …
Puisi: Maukah Kau Menjadi Istriku (Karya A. Munandar) Maukah Kau Menjadi Istriku Sekali ini, biarkan aku meleleh di bibirmu, bersembunyi di matamu, berlutut di perasaanmu. "Ai, maukah kau menjad…