Postingan

Puisi: Banjir Bantaran Bengawan (Karya Rakai Lukman)

Banjir Bantaran Bengawan Kulihat genangan air mata, kedukaan semesta Meluber ke rumah, sawah tambak Menenggelamkan isu-isu pertikaian Bola panas yang…

Puisi: Bersama Alam (Karya Febby Rafalina)

Bersama Alam Melanglang buana bersama alam Bersama teduhnya dedaunan rindang Melihat pohon-pohon dikendalikan angin Bunga-bunga menyombongkan dirinya…

Puisi: Pulang (Karya Dewi Musdalifah)

Pulang Aku pulang pada semesta Kembali ke danau hijau Tangan mawar Mata matahari Rambut melati Tubuh pohon jati Jangan cemas Sudah tiba waktu Membesu…

Puisi: Sajak Rindu untuk Guru (Karya Helvy Tiana Rosa)

Sajak Rindu untuk Guru Guru adalah aku yang mengulurkan tangan menyambutmu di gerbang sekolah pagi hari dan semesta yang akan kau jelajahi Guru adala…

Puisi: Bayang-Bayang (Karya A. Rego S. Ilalang)

Bayang-Bayang Bayang bayang tercipta Ketika matahari berusaha menyapa Mengabarkan kita ada Seperti embun yang menetes di dedaun Mengibarkan bendera h…

Puisi: Sujud Ilalang untuk Semesta (Karya: A. Rego S. Ilalang)

Sujud Ilalang untuk Semesta Hujan masih saja mendaras air mata Membasuh setiap lekuk dosa Sujud pada bumi yang merana Angin mengajak ilalang menari M…

Puisi: Elegi Puing Cinta (Karya Endang Ade Rustandi)

Elegi Puing Cinta Aku hanya bisa mengukir baris sendu dan merangkainya penuh makna, tanpa keliru pada elegi yang meratakan rasa, asa, dan penuh sembi…

Puisi: Indahnya Alamku (Karya Venira Lidwina Patiung)

Indahnya Alamku Dari hulu sampai hilir Air mengalir sepanjang hari Bunga-bunga bermekaran Ditemani rumput yang membentang Burung-burung berkicauan Se…

Puisi: Banyu Biru (Karya Lenon Machali)

Banyu Biru Sebatang hatiku merebahkan teduh Rerimbun pohonan, pohon merata Kasmaranku semerdu tembang semaradana Menari capung kuning merah Wajah gan…
© Sepenuhnya. All rights reserved.