Puisi: Di Jurang Puisi (Karya Helvy Tiana Rosa) Di Jurang Puisi ( 1 ) Menampung rindu dari hari ke haru, Menanggung resah yang berlarian hingga jantung, Jarum jarum hujan menikam mata kita Katamu t…
Puisi: Lelaki dalam Rindu Abadiku (Karya Helvy Tiana Rosa) Lelaki dalam Rindu Abadiku Suatu hari ia melintas dalam mimpiku. Aku mengejarnya Ia melambaikan tangan, mengajakku bergegas "Aku ingin melihatmu…
Puisi: Alamku, Kekasihku (Karya Chelsea Aprilia Syalom) Alamku, Kekasihku Rintihan hujan menari di sekelilingku Burung bersiul menyambut pagi Angin membelai rambutku Padi menunduk mengucapkan salam Di sini…
Puisi: Aku Mencintaimu (Karya Nanang Suryadi) Aku Mencintaimu aku mencintaimu, seperti kucintai hari-hariku, dengan kegemasan, karena cinta maka kau harus tetap ada karena…
Puisi: Selamat Pagi, Kamu (Karya Helvy Tiana Rosa) Selamat Pagi, Kamu Pada sebuah buku yang berbicara tentang masa depan, aku melihat wajahmu menjelma pagi yang terbit di tiap halaman bersama asaku Ak…
Puisi: Sekian, untuk yang Kukira Cinta (Karya Helvy Tiana Rosa) Sekian, untuk yang Kukira Cinta "Aku tak mencintaimu," katamu malam itu Aku terpelanting, terjerembab disergap ilusi dan diksi yang pernah …
Puisi: Luka Duka Kita (Karya Titi Widaryanti) Luka Duka Kita Bumi kini sakit kau kuras dahak muntahkan dalam gelombang bengkak perutmu mengembang tak tertahan meletus retak luruh terbelah Menyapu…
Puisi: Banjir Bantaran Bengawan (Karya Rakai Lukman) Banjir Bantaran Bengawan Kulihat genangan air mata, kedukaan semesta Meluber ke rumah, sawah tambak Menenggelamkan isu-isu pertikaian Bola panas yang…
Puisi: Bersama Alam (Karya Febby Rafalina) Bersama Alam Melanglang buana bersama alam Bersama teduhnya dedaunan rindang Melihat pohon-pohon dikendalikan angin Bunga-bunga menyombongkan dirinya…