Postingan

Puisi: Hidup yang Kita Syukuri (Karya Nanang Suryadi)

Hidup yang Kita Syukuri : kunthi hastorini hidup yang kita jalani, hidup yang kita syukuri dengan tawa atau tangis melebur dalam c…

Puisi: Menapak ke Arah Senja (Karya Nanang Suryadi)

Menapak ke Arah Senja hidup yang menapak ke arah senja, hidup yang menghabiskan seluruh airmata, sampaikah rindu pada cintaku? kaba…

Puisi: Hidup Memang Telah Terlalu Rumit (Karya Nanang Suryadi)

Hidup Memang Telah Terlalu Rumit, dan Aku Ingin yang Sederhana Saja hidup memang telah terlalu rumit, dan aku ingin yang sederhana saja…

Puisi: Mitologi Aku dan Kesunyian Hujan (Karya Nanang Suryadi)

Mitologi Aku dan Kesunyian Hujan borges dan h.a di labirin impianmu pernahkah kau temukan aku? mungkin tak, karena... aku ada…

Puisi: Cinta Rahasia (Karya Nanang Suryadi)

Cinta Rahasia tak ada yang perlu tahu bagaimana cintaku padamu, biarlah hanya engkau yang tahu dengan kemahatahuanmu Bandung,…

Puisi: Sebuah Nama (Karya Surachman R.M.)

Sebuah Nama Sebuah nama kutoreh lagi di dingin angin         Lalu mendesir Setangkai duka kutanam lagi di kristal salju …

Puisi: Tepi Hayat (Karya Syaifuddin Gani)

Tepi Hayat Jantungku angin mataku langit Seribu taifun mortir aku sejuta pasir Ledakan-ledakan kepala menyoraki Gaza Aku seliat baja engkau sebetulny…

Puisi: Baca Tulis (Karya Nur Wachid)

Baca Tulis Senja meradang kerinduan Goresan pena menyayat kalbu Tangisanku tak membuat pilu Hei ... wahai pemimpinku Pandanglah aku yang kusut ini Du…

Puisi: Perawan Gunung (Karya Iwan Konawe)

Perawan Gunung Kendari di gigir malam Denting waktu Gemuruh jalanan Tiada henti beradu, seperti saling berperang Mengumbar kegelisahan Perawan gunung…
© Sepenuhnya. All rights reserved.