Postingan

Puisi: Puasa (Karya Gatot Supriyanto)

Puasa Aku mau puasa Bu mengisi kalbu menjaga hati dari debu membersihkan mulut dari lumut Aku mau puasa Yah ikut ayah beribadah menjaga sarung jadi k…

Puisi: Puasa Itu (Karya Bambang Tri Subeno)

Puasa Itu Kata ustaz Puasa itu melatih kesabaran Kedisiplinan Mengendalikan hawa nafsu Bukan memanjakan lidah Saat berbuka dan sahur Hidangan tak per…

Puisi: Mengaji di Waktu Senja (Karya Mahbub Junaedi)

Mengaji di Waktu Senja Di surau kecil tempatku mengaji menggali ilmu di kala senja Melafal huruf-huruf, mengeja ayat-ayat merenda cinta di keharibaan…

Puisi: Mensyukuri Gerimis Hujan (Karya Hillari Dita Regi)

Mensyukuri Gerimis Hujan sepulang menjalankan tugas - masih dalam ibadah puasa aku memburu jarum jam yang merambat pelan-pelan di tengah perjalanan, …

Puisi: Hujan (Karya Genduk Nur Kholifah)

Hujan Langit gelap udara dingin Angin bertiup begitu kencang Rintik hujan perlahan mulai turun Bersamaan guntur pun menggelegar Bumi yang basah oleh …

Puisi: Hujanku Hilang (Karya Wuri Handayani)

Hujanku Hilang Desiran rumput terdengar sunyi Udara terhirup pengap Hijau ini telah memudar Atas banyak kepentingan Asap kendaraan Polusi beterbangan…

Puisi: Nyanyian Hujan (Karya Jusuf AN)

Nyanyian Hujan mendung yang menggantung pecah titik-titik air turun membuncah kilat menjilat-jilat air hujan menitipkan energi kesuburan gelegar peti…

Puisi: Apakah Suara Ini Telah Hilang? (Karya Okto Son)

Apakah Suara Ini Telah Hilang? Terdengar suara nyaring Dari gubuk tua Tempat pembebasan negeri ini Namun tak menghinggapi telinga mereka Suara itu me…

Puisi: Ibu Mataram (Karya Sindu Putra)

Ibu Mataram (: Ravikan Varapanna) patung Waicaka dari batu lahar dalam genggaman mata yang terpejam terpanggang hujan cahaya bulan Juni…
© Sepenuhnya. All rights reserved.