Puisi: Tamasya ke Pulau Dewata (Karya Defa Seftianengsih) Tamasya ke Pulau Dewata Pagi ini tampak tak biasa Aku berlibur ke Pulau Dewata Pulau Dewata adalah sebutan untuk Pulau Bali Pulau sejuta pesona Banya…
Puisi: Bunga Cempaka (Karya Rustam Effendi) Bunga Cempaka Seketika bergontai di laman taman, terjatuh mataku pada sekuntum bunga cempaka. Baharu nak pecah, menggelakkan rom…
Puisi: Didikan yang Sebenarnya (Karya Rustam Effendi) Didikan yang Sebenarnya Maukah tuan mendidik anak? Siapapun juga yang tuan ikut, sekalipun metode Pestalozzi, atau ajaran yang…
Puisi: Kampung Naga (Karya Medy Loekito) Kampung Naga Di sini keindahan bernyanyi tanpa ada telinga yang mendengar dan keramaian merebak tanpa pan…
Puisi: Menatap Lukisan Anakku (Karya Medy Loekito) Menatap Lukisan Anakku (Bergulir bulan dari bukit ke bukit) "anakku, anakku, jangan biarkan bukit melumat bulan nanti gelita alam ole…
Puisi: Pengemis Perempuan dan Anaknya (Karya Medy Loekito) Pengemis Perempuan dan Anaknya Ketika dadanya kering dari air susu disuapinya lapar anaknya dengan jiwa yang lari ke awan-awan meremasny…
Puisi: Laut (Karya Medy Loekito) Laut Lepas terbang membenam jalaku kala malam-malam menyita bayang wajahmu nan rupawan dalam kebiruan yang …
Puisi: Di Puncak Sikunir (Karya Medy Loekito) Di Puncak Sikunir Aku tiada diri di kilau mentari-Mu Aku sirna diri di sempurna fajar-Mu Februari…
Puisi: Selamat Malam Adinda (Karya Medy Loekito) Selamat Malam Adinda Saat langit-langit di atas sana menciut malam datang disertai kelamnya mungkin engkau …