Puisi: Bersyukur (Karya Rin) Bersyukur Turun ke sawah naik ke kali Sungai citarum mengalir deras Petir membelah bumi Gubuk tua pun bergoyang Pasar Maruyung terus dikunjungi Rezek…
Puisi: Dalam Kesunyian Malam (Karya Lalik Kongkar) Dalam Kesunyian Malam Ku terdiam terpaku bersama malam Gelap dan sunyi seberkas sinar menyinari Termenung sendiri menanti dini hari Larut dalam kenan…
Puisi: Ketegaran Batu Karang, Menenangkan Badai Hidup (Karya Faizul Mufid) Ketegaran Batu Karang: Menenangkan Badai Hidup Di lautan hidup yang ganas menghempas, Jadilah seperti batu karang yang kukuh berdiri. Tak tergoyahkan…
Puisi: Lara Hati (Karya Rin) Lara Hati Dua hati saling menyatu Kata sakral keluar dari mulutmu Sehidup semati, suka duka tetap bersama Namun, kau lenyapkan semuanya Kau lari tanp…
Puisi: Aku Membaca Puisi Dari Wajah-Mu (Karya Elle Geraldine) Aku Membaca Puisi Dari Wajah-Mu Pagi ini kubaca puisi yang khusyuk Menulis keresahan Dengan diam-diam Seulas senyum terpaksa hadir Saat terik jatuh d…
Puisi: Jatuh Cinta (Karya Raimundus Awur) Jatuh Cinta Selalu jatuh cinta Jatuh lagi pada rasa yang sama, terkaprah pada sejuta rasa dalamnya cinta, Cinta memang berjuta rasanya, Tidakkah kamu…
Puisi: Demokrasi (Karya Melki Deni) Demokrasi Apakah engkau percaya dan masih mengagumi demokrasi, kekasihku? Sebab sesungguhnya demokrasi adalah negara yang dipimpin oleh kita, dari ki…
Puisi: Pulang dan Kembali Lagi (Karya Lalik Kongkar) Pulang dan Kembali Lagi Kembali aku mencumbui syahdu Ternyata keramaian memang tak peduli Menahan, ia menaifikan sendu Tak acuh seakan seketika tuli …
Puisi: Sungaiku Dulu dan Kini (Karya Ummi Sulis) Sungaiku Dulu dan Kini Masa mereguk manis Tanpa takut bias polah Jelajahi sungai bawa tangguk Tawa riang kumpulkan hasil buruan Bocah tanpa beban Me…