Postingan

Puisi: Gorong-Gorong (Karya A. Munandar)

Gorong-Gorong Orang yang kamu puja-puji itu — yang pernah ke gorong-gorong bersamamu         sekarang ada di mana? Gorong-gorong itu milikmu,        …

Puisi: Jiwa Bangsa yang Meronta (Karya Okto Son)

Jiwa Bangsa yang Meronta Berbicaralah kepada dia...! Mengenai kerinduan bangsa ini! Mengenai keinginan-keinginan bangsa ini! Mengenai harapan bangsa …

Puisi: Bersyukur (Karya Rin)

Bersyukur Turun ke sawah naik ke kali Sungai citarum mengalir deras Petir membelah bumi Gubuk tua pun bergoyang Pasar Maruyung terus dikunjungi Rezek…

Puisi: Dalam Kesunyian Malam (Karya Lalik Kongkar)

Dalam Kesunyian Malam Ku terdiam terpaku bersama malam Gelap dan sunyi seberkas sinar menyinari Termenung sendiri menanti dini hari Larut dalam kenan…

Puisi: Ketegaran Batu Karang, Menenangkan Badai Hidup (Karya Faizul Mufid)

Ketegaran Batu Karang: Menenangkan Badai Hidup Di lautan hidup yang ganas menghempas, Jadilah seperti batu karang yang kukuh berdiri. Tak tergoyahkan…

Puisi: Lara Hati (Karya Rin)

Lara Hati Dua hati saling menyatu Kata sakral keluar dari mulutmu Sehidup semati, suka duka tetap bersama Namun, kau lenyapkan semuanya Kau lari tanp…

Puisi: Aku Membaca Puisi Dari Wajah-Mu (Karya Elle Geraldine)

Aku Membaca Puisi Dari Wajah-Mu Pagi ini kubaca puisi yang khusyuk Menulis keresahan Dengan diam-diam Seulas senyum terpaksa hadir Saat terik jatuh d…

Puisi: Malampun Tiba (Karya Risky Agato)

Malampun Tiba Malampun tiba aku tak sempat mengejakan namamu Tak sempat membisikkan selamat tidur melalui cahaya bulan Malampun tiba aku belum sampa…

Puisi: Jatuh Cinta (Karya Raimundus Awur)

Jatuh Cinta Selalu jatuh cinta Jatuh lagi pada rasa yang sama, terkaprah pada sejuta rasa dalamnya cinta, Cinta memang berjuta rasanya, Tidakkah kamu…
© Sepenuhnya. All rights reserved.