Puisi: Hati (Karya Arahmaiani) Puisi Hati Perempuan berkaca mata Menyanyi sendiri Di dalam hati Musiknya detak jantungnya Perempuan berkaca mata Berpuisi sendiri …
Puisi: Wajah Cinta Sebenarnya (Karya Arahmaiani) Wajah Cinta Sebenarnya Cintaku dihadapkan pada seribu muka Pada mata, pada jemari Ikal rambut, gelombang laut Hati resah, jiwa gelisah War…
Puisi: Daun Nangka dan Pintu-Pintu Terbuka (Karya Arahmaiani) Daun Nangka dan Pintu-Pintu Terbuka (1) Sehelai daun nangka jatuh ke kepala Apakah kegilaan ini nyata? Pintu-pintu terbelah Jendela kaca …
Puisi: Untukmu (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf) Sajak Untukmu * HMH Ketika waktu beku dalam matamu bibirku menangkap bongkah es yang mencair dalam rindumu dan melumat sepi dalam setiap detik yang b…
Puisi: Langgar Kulur (Karya Mahatmanto) Langgar Kulur Jarum jam 'lah diam Tiada bergerak berdetak lagi. Surau sunyi ditinggalkan santri pergi tiada kembali Tembok gig…
Puisi: Cakar atau Ekor? (Karya Mahatmanto) Cakar atau Ekor? Di mana batas? semua hendak serba bebas melanggar, meliar. Bukankah setiap selalau hendak serba baru, jadi meni…
Puisi: Televisi Oktober (Karya Nanang Suryadi) Televisi Oktober mungkin bukan musim bunga hongaria, ketika kau rayakan kemenangan taburan pujian dan harapan, mungkin letusan peta…
Puisi: Little Dandelion (Karya Istianatun Nur Alifiah) Little Dandelion Kau tak seindah mawar Kau tak secerah matahari Kau tak semanis edelweiss Kau juga tak selangka raflesia Kau dandelion Indah dengan c…
Cara Mengobati Diabetes dengan Obat Herbal dan Tradisional Diabetes melitus adalah sebuah penyakit dimana kadar glukosa dalam darah cukup tinggi. Penyakit ini cukup mematikan sehingga kamu harus mengetahui ca…