Postingan

Puisi: Agustus (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Agustus Kalau saja, di Pegangsaan itu, dulu Tak ada seseorang yang menyeru Dengan bendera dan lagu baru Tentang hak segala bangsa Apakah…

Puisi: Ingat pada Ibu (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Sajak Ingat pada Ibu Padahal dulu tak pernah terpikir bahwa semua akan dialami Lalu sekarang, sesudah merasa dewasa semua seper…

Puisi: Syukur (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Syukur Ya, Allah Bumi ini nyaris tragis Jika tidak Kau batasi Kemarin seseorang menyebut-Mu Jauh di belakang Dan Kau sed…

Puisi: Mobil (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Mobil Melihat mobil diparkir berderet-deret Dan para sopir yang menunggu majikan sambil bermain klakson Atau merokok dan melihat…

Puisi: Hati (Karya Arahmaiani)

Puisi Hati Perempuan berkaca mata Menyanyi sendiri Di dalam hati Musiknya detak jantungnya Perempuan berkaca mata Berpuisi sendiri …

Puisi: Wajah Cinta Sebenarnya (Karya Arahmaiani)

Wajah Cinta Sebenarnya Cintaku dihadapkan pada seribu muka Pada mata, pada jemari Ikal rambut, gelombang laut Hati resah, jiwa gelisah War…

Puisi: Daun Nangka dan Pintu-Pintu Terbuka (Karya Arahmaiani)

Daun Nangka dan Pintu-Pintu Terbuka (1) Sehelai daun nangka jatuh ke kepala Apakah kegilaan ini nyata? Pintu-pintu terbelah Jendela kaca …

Puisi: Untukmu (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

Sajak Untukmu * HMH Ketika waktu beku dalam matamu bibirku menangkap bongkah es yang mencair dalam rindumu dan melumat sepi dalam setiap detik yang b…

Puisi: Romantisme Jarak (Karya Mustafa Ismail)

Romantisme Jarak (1) Mestinya kita punya sedikit waktu untuk menceritakan perihal masing-masing angin tak be…
© Sepenuhnya. All rights reserved.