Postingan

Puisi: Jumat (Karya Aspar Paturusi)

Jumat daki dosaku segera meleleh dari tubuh ketika aku memasuki halaman masjid kutahu dia sudah bergabung dosa lain sajadah menyeretku …

Puisi: Elegi Sepi (Karya M. Nurgani Asyik)

Elegi Sepi Ketika kau peluk sepi ingatlah anak malam rindu kasih karena tiris hujan tidak sampai tidak sampai sementara hitam masih k…

Puisi: Kesaksian (Karya M. Nurgani Asyik)

Kesaksian Diamlah sejenak Agar embun tenang menguap Dalam kasih paginya Kecemburuan Bukanlah cuma pelangi terperangah siang-siang…

Puisi: Jumat Istimewa (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Jumat Istimewa segala sibuk disimpan di lubuk segala celoteh biarkan meleleh segala niaga taruh di beranda lalu segera menuju panggilan  …

Puisi: Rumah Mati (Karya Wa Ode Wulan Ratna)

Rumah Mati Dan akupun pulang menujumu Rumah mati Rumah tempat kata-kata menjadi sunyi Dan abadi Analisis Puisi: Puisi "Ru…

Puisi: Buah Delima (Karya Wa Ode Wulan Ratna)

Buah Delima dadaku adalah buah delima kecil, bulat dan merah bukan dari surga hanya tumbuh begitu saja di antara belahannya kau bisa menem…

Puisi: Jumat Putih (Karya Wa Ode Wulan Ratna)

Jumat Putih Selamat pagi Jumat putih Aku tersesat dalam hutan sunyi Bersama kaki kecil yang telanjang, berlari-lari Menangkap …

Puisi: Duhai Nasib (Karya Aspar Paturusi)

Duhai Nasib jumat ke jumat lagi waktu cepat berlari adakah sampai kini jumpa yang kau cari adakah berubah nasib kau usung hari kemari…

Puisi: Jumat (Karya Ook Nugroho)

Jumat Bagimu semua sudah lalu Bagiku semua terasa baru Hari Jumat selalu datang lagi Jam tujuh pagi bom itu meledak lagi Bagimu semua sudah usai Bagi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.