Postingan

Puisi: Alam (Karya Rustam Effendi)

Alam Alam!!! Alangkah sebatnya suara ini, dikeluhkan nyawa, kalbu nurani, yang tengah berkhali menanti Zaman. Alam, penuh oléh duri dusta…

Puisi: Nyanyian Rebana (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Nyanyian Rebana kau tak pernah mengerti siapa menabuh rebana. saat kesunyian berdendang: tangan-tangan runcing itu seperti memanggil-manggil kita dal…

Puisi: Minggu Petang Seorang Pegawai (Karya Ook Nugroho)

Minggu Petang Seorang Pegawai Semua sudah disiapkan Kaus kaki bolong dan sepatunya Semua sudah dipasrahkan Seragam luntur lusuh tergantung Semua suda…

Puisi: Insomnia yang Tertinggal di Malam Minggu (Karya Alex R. Nainggolan)

Insomnia yang Tertinggal di Malam Minggu aku tidurkan lagi pikiran. sungai-sungai ingatan mengalir lagi. ayah yang tak lagi menemani. jalanan su…

Puisi: Perempuan di Pagi Minggu (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Perempuan di Pagi Minggu memandang perempuan di pagi minggu cerah menyisir rumput yang masih berembun hingga kedua betisnya basah i…

Puisi: Rumah Kecil di Padang Rumput (Karya Avianti Armand)

Rumah Kecil di Padang Rumput Rumah kecil di padang rumput itu selalu menyediakan  sebotol melankoli, cukup untuk bekal sekolah sampai tiba M…

Puisi: Malam Minggu di Jalan Braga (Karya Agit Yogi Subandi)

Malam Minggu di Jalan Braga Hembus angin rantau bawa dedaunan kering tak berdaya ke jalanan. Bulan di kamar malam , ketawa di hasrat dendam. …

Puisi: Sebuah Minggu buat Penyair (Karya Alex R. Nainggolan)

Sebuah Minggu buat Penyair ia pun rebah di waktu yang senggang. mencuci ingatan, juga baju-baju yang terlanjur direndam. dan tak ada pu…

Puisi: Minggu Biru (Karya Joko Pinurbo)

Minggu Biru Di Minggu pagi yang biru ia muncul di depan rumah, meniup lampu yang masih menyala di beranda dan menjamah kucing yang tidur t…
© Sepenuhnya. All rights reserved.