Puisi: Pantun Hari Jumat (Karya Ajip Rosidi) Pantun Hari Jumat Pergi ke kobe setiap jumat Dengan kereta dari Umeda; Mencari engkau setiap salat Sampai atahiat tidak b…
Puisi: Jumat yang Berat (Karya Alex R. Nainggolan) Jumat yang Berat jumat terasa berat hujan terlalu banyak tak bisa ditampung bahkan dalam ingatan raut wajah gelisah semakin ru…
Puisi: Makrifat Jumat (Karya Dimas Arika Mihardja) Makrifat Jumat 1/ Ana Nur, ada cahaya yang melumuri seluruh tubuh menjadi aura cinta. Ana Nur bermakna ada bersam…
Puisi: Napas Senin-Kamis (Karya Rusli Marzuki Saria) Napas Senin-Kamis Tiap tahun kupotretkan wajah penuh tutuan Senyum sinis badan penuh kudisan Walau sinar bulanmuda lama tak singgah Kelentong-kelente…
Puisi: Kamis Petang (Karya Beni Setia) Kamis Petang Angin berkesiur lagi. Bagai jutaan ibu yang serentak bangkit dari kuburan [Tsunami] di Aceh dan mencari anak mereka. Sement…
Puisi: Rabu yang Menyatukan (Karya Lalik Kongkar) Rabu yang Menyatukan Rabu menyatukan senja, jalan kota basah, dan secangkir kopi dalam sajak biru untuk kita nikmati Rabu pertama di bulan April, sek…
Puisi: Hari Ini Rebo Pertama (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi) Hari Ini Rebo Pertama tak ada kudengar suara apa pun hari ini juga suaraku adakah kehilangan demi kehilangan juga bayanganku adalah …
Puisi: Rabu Sepi (Karya F. Rahardi) Rabu Sepi selama sapi-sapi tak kebagian sembelih selama bunyi-bunyian bungkam selama adikmu disunat nat nat nat dan matahari sekarat …
Puisi: Pada Suatu Hari Rabu (Karya Iman Budhi Santosa) Pada Suatu Hari Rabu Umanis Pagi di Pagelaran Keraton Yogyakarta Jauh dari celah gunung kampung tak tercatat dalam sejarah aku datang dengan dada dan…