Postingan

Puisi: Idul Fitri (Karya Gunoto Saparie)

Sajak Idul Fitri magrib pun tiba ditingkah gema azan melengkapkan hari terakhir ramadan "allahu akbar!", ada takbir mengumandang  k…

Puisi: Perkembangan Jaman (Karya Saraswati Sunindyo)

Perkembangan Jaman Malam makin larut televisi sudah dimatikan bunyi kendaraan bermotor makin jarang terdengar Kubaca sajak kuno catatan lima belas ab…

Puisi: Tanah Leluhur (Karya Saraswati Sunindyo)

Tanah Leluhur Puncak-puncak gunung biru berkabut masih ada — walau agak rusak Hutan tropis dan anggrek-anggrek liar masih ada — walau agak sulit dica…

Puisi: Kereta Kelas Kambing (Karya Saraswati Sunindyo)

Kereta Kelas Kambing Penuh tak penuh — selalu penuh di pintu masuk orang berdesakan penumpang bukan penumpang berjejal-jejal panas — macet laki-laki …

Puisi: Yakin (Karya Saraswati Sunindyo)

Yakin Tidur memeluk bantal semalam ku bermimpi berlari telanjang mendaki bukit rumput berduri tak terasa menggigit bahkan daun-daun bunganya pun ikut…

Puisi: Sampah Kota (Karya Saraswati Sunindyo)

Sampah Kota Kali Nongo Malam-malam tanpa purnama Gulungan ombak hempaskan sampah kali Nongo kembali ke pantai Selatan kering miskin Tumbuhannya hanya…

Puisi: Musium Perjuangan (Karya Kuntowijoyo)

Musium Perjuangan Susunan batu yang bulat bentuknya berdiri kukuh menjaga senapan tua peluru menggeletak di atas meja menanti putusan pengunjungnya. …

Puisi: Isyarat (Karya Kuntowijoyo)

Isyarat Angin gemuruh di hutan Memukul ranting Yang lama juga. Tak terhitung jumlahnya Mobil di jalan Dari ujung ke ujung Aku ingin menekan tombol Hi…

Puisi: Bencana (Karya Kuntowijoyo)

Bencana Toko-toko di kota sudah ditutup. Anjing menjajakan gonggongnya pada yang bergegas lewat. Tak seorang tahu sekarang jam berapa. Hari sudah jad…
© Sepenuhnya. All rights reserved.