Postingan

Puisi: Kepada Bapak Guru (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Kepada Bapak Guru Bapak Guruku, Aku tak tahu asal-usulmu Aku hanya tahu isi hatimu Yang teduh, sabar selalu Bapak Guru Aku tahu Kau habiskan umurmu U…

Puisi: Lagu Hati yang Gelisah (Karya Adri Darmadji Woko)

Lagu Hati yang Gelisah Kudengar suara embun jatuh di daun pisang, kudengar letup api dalam kompor di belakang, kudengar suara jantung berdetak begitu…

Puisi: Lumut (Karya Oka Rusmini)

Lumut 1992 Pertemuan yang menjadi benih pulau, bongkahan karang dan pasir itu, kukenang seperti anak sungai yang melarutkan wujud pere…

Puisi: Majlis Makan Malam (Karya Toto ST Radik)

Majlis Makan Malam dan Letupan di Masjid Istiqlal Ketika lidah sibuk mengganyang 20 tusuk satay, ayam bakar, l…

Puisi: Pelayaran Malam (Karya Soni Farid Maulana)

Pelayaran Malam Tak kutemukan bangkai matahari Di antara lorong bangunan bertingkat Selain jejak bulan pada rimbun pepohonan Sarat debu. Malam yang t…

Puisi: Pernyataan Seorang Gadis (Karya F. Rahardi)

Pernyataan Seorang Gadis Duapuluh Satu Tahun Tatkala Pertama Kali Dicium Laki-Laki (1) aku belum pernah mengenal laki-laki itu …

Puisi: Frans (Karya Oka Rusmini)

Frans (1) ini yang pertama kali kukenal bau itu lorong-lorong gelap dengan lentera yang membusuk di gua-gua setiap nafas kau cat ik…

Puisi: Bersimpuh di Genangan Air Mata Sendiri (Karya Tjahjono Widarmanto)

Bersimpuh di Genangan Air Mata Sendiri bersimpuh di atas genangan ratapan air mata sendiri merabai kerutan pelupuk mata sendiri pupil lelah …

Puisi: Menuju Ranupani (Karya Rini Intama)

Menuju Ranupani Tumpang, Gubug klakah dan apel hijau Menawari sepinggan cinta Yang ingin kubawa pulang Februari, 2011 Sumber: Gemulai Tarian Naz (201…
© Sepenuhnya. All rights reserved.