Postingan

Puisi: Tantangan (Karya Abdul Wahid Situmeang)

Tantangan Siapa lagi mau angkat bicara tentang kejayaan dan kemegahan bangsa di atas ini bumi luka parah bumi yang sabar dan r…

Puisi: Dokter Mata (Karya Joko Pinurbo)

Dokter Mata Belakangan ini saya banyak mendapat gangguan mata. Apa dan siapa yang saya lihat sering tampak be…

Puisi: Megatruh Solidaritas (Karya Wiji Thukul)

Megatruh Solidaritas akulah bocah cilik itu kini aku datang kepada dirimu akan kuceritakan masa kanak-kanakmu akulah bocah cilik itu yang tak berani …

Puisi: Dermaga (Karya Rini Intama)

Dermaga Tak seorang pun tahu mengapa laki-laki itu datang dan duduk di dermaga; datang tepat di tengah bulan…

Puisi: Dermaga (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Dermaga Jangan kau ajak aku bersama jika kau anggap sebagai dermaga atau tempat pelepas dahaga saat kau hau…

Puisi: Sepeda Tua (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Sepeda Tua sepeda tua di sudut kelam berapa kali musim rindu mendera rentamu pada putaran jeruji waktu kaki mungil mengayuh angin ha…

Puisi: Sepeda (Karya W.S. Rendra)

Sepeda Aku harus mengendarai sepeda hati-hati Menghindari jalan becek Mematuhi aturan lalu-lintas Sebab yang kupakai sepeda kekasihku. …

Puisi: Pramuka Indonesia (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Pramuka Indonesia Derap kakimu menghantar krida Langkah barisanmu menyambung kerja Pramuka Indonesia Benih pengabdi Nusa dan Bangsa Dalam terik panas…

Puisi: Palang Merah Indonesia (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Palang Merah Indonesia Dalam perang dalam damai panjimu tegak Berkibar-kibar melambai-lambai Palang Merah Indonesia Selalu berbakti mengabdi kemanusi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.