Postingan

Puisi: Aidul Fitri (Karya Hasbi Burman)

Aidul Fitri (1) Situasi yang terkoyak-koyak anak-anak menagih baju baru pada ayahnya tanpa meriam bambu dan petasan mainan seperti dahulu k…

Puisi: Tar Ulang Tahun (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Tar Ulang Tahun setumpuk masa lalu dalam adonan terigu, telur, gula dan batang lilin menyala sejenak lagi kautiup lalu sebentang jalan …

Puisi: Gadis Kecil dan Roti (Karya L.K. Ara)

Gadis Kecil dan Roti seorang gadis manis kecil setinggi lutut ibunya membawa plastik besar berisi roti dengan girang ia menyandangnya m…

Puisi: Menengok Ayah (Karya Ook Nugroho)

Menengok Ayah Sudah 20 tahun lebih ayah pindah ke alamat barunya, sementara kami masih menetap di alamat lama, yang disebut dunia. Karena sarana tran…

Puisi: Silhuet (Karya Taufiq Ismail)

Silhuet Gerimis telah menangis Di atas bumi yang lelah Angin jalanan yang panjang Tak ada rumah. Kita tak berumah Kita hanya bayang-bayan…

Puisi: Catatan Oktober (Karya Diah Hadaning)

Catatan Oktober (1) Kain putih telah direntang nama-nama telah dituliskan menjadi ombak pada laut menjadi warna bagi bendera menjadi pijar…

Puisi: Menyingkat Kata (Karya Remy Sylado)

Menyingkat Kata Karena kita orang Indonesia suka menyingkat kata wr. wb. Maka rahmat dan berkah Ila…

Puisi: Lagu Orang Bukit (Karya Iman Budhi Santosa)

Lagu Orang Bukit Menyandarkan bukit pada langit doamu diikuti segala rumput pori-pori tanah dan kabut. Sepertinya aku menemukan pelangi dari setiap k…

Puisi: Di Atas Meja (Karya Joko Pinurbo)

Di Atas Meja Di atas meja kecil ini masih tercium harum darahmu di halaman-halaman buku. Sabda sudah me…
© Sepenuhnya. All rights reserved.