Puisi: Kaba dari Negeri Khalish (Karya Zen Hae) Kaba dari Negeri Khalish 1. lobang jepang kau membawaku ke kerajaan tanah negeri leluhur batu nisan mayatku yang kanak dijabat hantu n…
Puisi: Tangga ke Mahawu (Karya Acep Zamzam Noor) Tangga ke Mahawu Aku hanya menghitung sejumlah jari Pada tanganku. Tak ada Rosario lapis lazuli Atau tasbih pandan suji dalam genggamanku …
Puisi: Naga (Karya Zen Hae) Naga ketika kau tertidur di bawah ancaman awan hitam aku menjagamu. aku yang menunggu di balik tabir berabad-abad lamanya hingga kau menyebutku …
Puisi: Makati (Karya Acep Zamzam Noor) Makati Cahaya berpendaran dalam kepungan dentang lonceng Yang berulang. Kusaksikan langit mulai beranjak tua Ketika raung ambulans di jalan …
Puisi: Keledai (Karya Nirwan Dewanto) Keledai Paduka, pagi ini aku lahir kembali dengan kaki sekokoh besi berani. Jangan lagi kau pasang sayapku sebab sepanjang jalan ingin aku menginjak …
Puisi: Lanskap (Karya Acep Zamzam Noor) Lanskap Ketika lembar hari luruh Kabutmu jatuh Mengaca di bukit-bukit jauh Gerimis yang turun Firmanmu yang ngungun Kudengar lembut …
Puisi: Lagu Tanpa Pijakan (Karya Emha Ainun Nadjib) Lagu Tanpa Pijakan kawanku bernyanyi-nyanyi keras bagaikan mabuk kerna bahagia sedang dari mulutku meluncur beratus kata-kata kabur yang tak jela…
Puisi: Selain Hujan (Karya Acep Zamzam Noor) Selain Hujan Selain hujan, malam itu ada yang berjatuhan Benang-benang cahaya yang tunduk pada cuaca Serta detik-detik yang berpulang Ke h…
Puisi: Di Apotek (Karya Frans Nadjira) Di Apotek Ruang tunggu kosong hanya gema Tumpukan resep tanpa nama Lemari obat Gelisah botol-botol. Seseorang menyebut namaku …