Puisi: Tuhan Datang Malam ini (Karya Joko Pinurbo) Tuhan Datang Malam ini untuk GM Tuhan datang malam ini di gudang gulita yang cuma dihuni cericit tikus da…
Puisi: Lebih Dekat dengan Engkau (Karya Joko Pinurbo) Lebih Dekat dengan Engkau Tidak mudah mendapatkan waktu yang baik untuk menjumpai engkau. Pagi engkau masih tidur…
Puisi: Tikus (Karya Joko Pinurbo) Tikus Banyak orang begitu jijik dan benci pada tikus, tapi perempuan lajang yang tinggal sendirian di rumahnya …
Puisi: Kopi Menyiram Hutan (Karya Taufiq Ismail) Kopi Menyiram Hutan Tiga juta hektar Halaman surat kabar Telah dirayapi api Terbit pagi ini Panjang empat jari Dua kolom tegak-…
Puisi: Di Sebuah Halte Bis (Karya Sapardi Djoko Damono) Di Sebuah Halte Bis Hujan tengah malam membimbingmu ke sebuah halte bis dan membaringkanmu di sana. Kau mema…
Puisi: Tentang Joki Jam Sembilan Pagi (Karya Taufiq Ismail) Tentang Joki Jam Sembilan Pagi Beras berkata kepada saya, bahwa kacang kedele dan kelapa sawit, ayam daging, sapi…
Puisi: Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam (Karya Sapardi Djoko Damono) Ketika Menunggu Bis Kota, Malam-Malam "Hus, itu bukan anjing; itu capung!" katanya. Tapi capung tak …
Puisi: Mata Air (Karya Joko Pinurbo) Mata Air Di musim kemarau semua sumber air di desa itu mengering. Perempuan-perempuan legam berbondong-bondong menggendong gentong menuju se…
Puisi: Hujan Kecil (Karya Joko Pinurbo) Hujan Kecil Hujan tumbuh di kepalaku. Hujan penyegar waktu. Memancur kecil-kecil. Merincik kecil-kecil. Dihiasi petir kecil-kecil. …