Postingan

Puisi: Piknik ke Pantai (Karya Ook Nugroho)

Piknik ke Pantai : Frida Nathania Kalau jadi nanti Pergi piknik ke pantai Tolong sampaikan salam saya Kepada ombak Kepada samudra Kepada cakrawala Bi…

Puisi: Di Perpustakaan (Karya Ook Nugroho)

Di Perpustakaan Kau pernah berjanji menawariku sejumlah jawaban, sejumlah alasan, untuk sekian kesangsian yang melahirkanku ke dunia. Tapi tak kau se…

Puisi: Tangis Bayi (Karya Soni Farid Maulana)

Tangis Bayi Mendengar tangis bayi Minta mimi dan popok diganti; Aku belajar kembali — akan awal hidupku Di bumi. Di situ lembar demi lembar Kitab kas…

Puisi: Cara Ibu Menenun Kami (Karya Melki Deni)

Cara Ibu Menenun Kami : buat Maria Magdalena Fatima Ida Ibu mengisahkan kami terbuat dari helai-helai benang, yang ia jalin bersama Yang Lain. Ia mem…

Puisi: Ayat-Ayat Cipatujah (Karya Soni Farid Maulana)

Ayat-Ayat Cipatujah (1) Di sini ombak senantiasa berdebur ke pantai dan pesisir. Angin senantiasa berhembus menghapus udara panas di tubuhku (2) Siap…

Puisi: Seribu Doa di Tanah Siak (Karya Rini Intama)

Seribu Doa di Tanah Siak Sejarah meninggalkan kisahnya sendiri Dalam doa subuh dan batu-batu tasbih yang berjatuhan Di tanah Siak Ada bingkai-bingkai…

Puisi: Di Kedai Malam (Karya Gunoto Saparie)

Di Kedai Malam di gelas kopi mengental kelam bagaikan kenangan atau dosa namun obrolan terus jua sedangkan malam: dingin dan hitam   di radio pak tua…

Puisi: Dalam Kaca Duka pun Putih (Karya Iwan Fridolin)

Dalam Kaca Duka pun Putih Dalam kaca duka pun putih Mainan warna-warna. Seribu sajak Yang kita tulis dulu Satu hari sebelum turun gerimis Dan kemudia…

Puisi: Warna-Warna (Karya Iwan Fridolin)

Warna-Warna Di kolong jembatan perempuan dan bulan dan Tuhan Sepanjang jalanan debu dan setan dan penjaga koran Dalam biara dupa dan sorga dan genta …
© Sepenuhnya. All rights reserved.