Puisi: Doa (Karya Rini Intama) Doa Tiba-tiba kota seperti mati sunyi Pohon ikut diam dan langit berkabut Tak dia temukan catatan di rongga da…
Puisi: Senandung Perempuan Negeriku (Karya Upita Agustine) Senandung Perempuan Negeriku Air di mana arus Sungai di mana hulu Angin di mana debu Badai di mana lerai Rumah di mana atap Senandung perempuan Melin…
Puisi: Sajak Rumah Terbakar (Karya Upita Agustine) Sajak Rumah Terbakar Dalam kobaran Kelam kelambu sutera Pecah kaca mainan Jenawi hilang hulu Dan gong terbang Sesayup bunyi …
Puisi: Seekor Rama-Rama (Karya Upita Agustine) Seekor Rama-Rama (Kepada alm. R.A. Kartini) Seekor rama-rama Membuka jendela Robek sayapnya Ditiup nafas yang tertahan Dalam …
Puisi: Jangan Tanyakan Bagaimana (Karya Upita Agustine) Jangan Tanyakan Bagaimana Jangan tanyakan Bagaimana angin bertiup Jangan tanyakan Bagaimana laut beriak Jangan tanyakan Bagaimana langi…
Puisi: Laron-Laron dan Api (Karya Upita Agustine) Laron-Laron dan Api Masuk pintu di lantai dasar Terjepit dan terhempas Terus ke pintu di lantai dua Terjepit dan terhempas Terus ke pintu…
Puisi: Mengejar Musim (Karya Upita Agustine) Mengejar Musim Badai dalam bayang tatapmu Terlambat kuredakan Saat meniti buih nafsu Dalam nafas waktu yang lelah Membawa rindu yang kita…
Puisi: Malam (Karya Upita Agustine) Malam Kunantikan malam datang Diterangi cahaya bintang, diiringi bunyi-bunyian yang berpencaran Dan kita bersisian menyusuri pantai yang basa…
Puisi: Ziarah (Karya Upita Agustine) Ziarah Sapaku Bunga kemboja gugur Dipendam hujan dalam kenangan Doa-doaku Pagaruyung, 1971 Sumber: Proses Kreatif Jilid 4 (2009) A…