Puisi: Paul Eluard (Karya Sitor Situmorang) Paul Eluard -- Besar penyair karena duka -- Hatinya pemberontakan Senyumnya kedamaian Saudara bersaudara. …
Puisi: Orang Boyongan (Karya Sitor Situmorang) Orang Boyongan Dihalau kemiskinan gunung Hujan gunung Turun ke daratan Orang boyongan Ingin kerja dan m…
Puisi: Para Penyair Adalah Pertapa Agung (Karya Wiji Thukul) Para Penyair Adalah Pertapa Agung kaum gelandangan yang mendengkur pulas seperti huruf kanji kumal di emper-emper pertokoan cina tak pernah terjamah …
Puisi: Kuterima Kabar dari Kampung (Karya Wiji Thukul) Kuterima Kabar dari Kampung kuterima kabar dari kampung rumahku kalian geledah buku-bukuku kalian jarah tapi aku ucapkan banyak terima ka…
Puisi: Aku Dilahirkan di Sebuah Pesta yang Tak Pernah Selesai (Karya Wiji Thukul) Aku Dilahirkan di Sebuah Pesta Y ang Tak Pernah Selesai Aku dilahirkan di sebuah pesta yang tak pernah selesai selalu saja ada yang datang dan p…
Puisi: Ceritakanlah Ini kepada Siapapun (Karya Wiji Thukul) Ceritakanlah Ini kepada Siapapun Panas campur debu terbawa angin kemana-mana koran hari ini memberitakan kedungombo menyusut kek…
Puisi: Nyanyian Tanah Ibu (Karya Wiji Thukul) Nyanyian Tanah Ibu Siapa yang menggetarkan suaraku yang menggetarkan udara Getaran menyalakan pita mulutku mulutku bicara …
Puisi: Bernafas Panjanglah (Karya Wiji Thukul) Bernafas Panjanglah Bernafas panjanglah jangan ditelan kalut bernafas panjanglah jangan dimakan takut bernafas panjanglah jangan berlarut…
Puisi: Nyanyian Abang Becak (Karya Wiji Thukul) Nyanyian Abang Becak jika harga minyak mundhak simbok semakin ajeg berkelahi sama bapak harga minyak mundhak lombok-lombok akan mundh…