Postingan

Puisi: Pantun Hari Lebaran (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Hari Lebaran Pada hari Lebaran ramai takbiran Sepanjang malam tiada henti; Hidup fana berakhir di kuburan Merinduk…

Puisi: Pantun Pulau Pandan (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Pulau Pandan Pulau Pandan jauh ke tengah Di balik pulau Angsa Dua; Hampa badan hati pun gundah Karena engkau tidak…

Puisi: Pantun Anak Ikan (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Anak Ikan Anak ikan dipanggang saja Hendak dipindang tidak berkunyit; Kalau engkau dapat menjelma Akan kutempuh me…

Puisi: Pantun Kebun Bambu (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Kebun Bambu Kebun bambu hijau terbentang Sepanjang bukit di sekelilingku; Nasibku selalu terasa malang Karena terl…

Puisi: Ia pun Kini Sunyi (Karya Ajip Rosidi)

Ia pun Kini Sunyi Ia pun kini sunyi tahu dua macam bunga: yang putih, sendiri, sepi tak terjangkau dari tepi ini. Ia p…

Puisi: Angin Berkesiur (Karya Ajip Rosidi)

Angin Berkesiur Angin berkesiur daun pun gugur. Angin berkelana cintaku mengembara. Gadisku mawar menanti tak sabar …

Puisi: Malam Putih (Karya Ajip Rosidi)

Malam Putih Malam jatuh di senja putih berangkat ke pangkal pagi dan keinginan berdekap penuh kasih sia-sia sekali. 1954 …

Puisi: Hutan Wassenaar (Karya Ajip Rosidi)

Hutan Wassenaar Lindap bayangan pohonan betapa bening mata memandang Terhampar baka segala rahasia manusia yang purba…

Puisi: Soneta dari Manhattan (Karya Ajip Rosidi)

Soneta dari Manhattan Di bawah bayang-bayang Manhattan yang gelap Kulihat kau menyelinap, mengendap-ngendap Mengais-ngais me…
© Sepenuhnya. All rights reserved.