Postingan

Puisi: Jam (Karya Wiji Thukul)

Jam tak usah terkejut pun putar jarum jam akan merajutmu kisah lama yang selalu bisu menabur belantara pertanyaan baru Angke, 9 Maret 1983 Sumber:  A…

Puisi: Bayangan (Karya Ajip Rosidi)

Bayangan Bayanganmu terekam pada permukaan piring, pada dinding Pada langit, awan, ah, ke mana pun aku berpaling: Dan di atas atap rumah angin …

Puisi: Pantai Laut Utara (Karya Ajip Rosidi)

Pantai Laut Utara Menjelang Tengah Malam Angin dingin naik ke puncak bukit menyisir rambutmu yang meriap nakal denga…

Puisi: Tanah Sunda (Karya Ajip Rosidi)

Tanah Sunda Kemana pun berjalan, terpandang daerah ramah di sana Kemana pun ngembara, kujumpa manusia hati terbuka mesra meneri…

Puisi: Mohamad Rukman Kartawinata di Bali (Karya Ajip Rosidi)

Mohamad Rukman Kartawinata di Bali Kalau sekali aku pergi ke Bali Tingkahku seorang pelancong sejati Mengenakan topi anyam daun lontar Keliling kota …

Puisi: Surat Wasiat Penyair Komeng Komarudin (Karya Ajip Rosidi)

Surat Wasiat Penyair Komeng Komarudin Ada segenggam sajak yang hidup di nadimu Bersamamu ia lahir dan mengisap madu dari bunga…

Puisi: Pantun Musim Bunga (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Musim Bunga Bunga sakura mekar Hawa dingin menjadi hangat Dalam hidup segala yang sukar Menjadi kayu pembakar sema…

Puisi: Pantun Anak Ayam (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Anak Ayam Anak ayam turun sepuluh mati satu tinggal sembilan Di hadiratmu aku bersimpuh dengan airmata bercucuran Anak ayam turun sembilan mat…

Puisi: Pantun Hari Lebaran (Karya Ajip Rosidi)

Pantun Hari Lebaran Pada hari Lebaran ramai takbiran Sepanjang malam tiada henti; Hidup fana berakhir di kuburan Merinduk…
© Sepenuhnya. All rights reserved.