Postingan

Puisi: Hujan Menderas Setiap Hari (Karya Toto ST Radik)

Hujan Menderas Setiap Hari Hujan menderas setiap hari kota-kota bersembulan serupa cendawan yang bebal umbul-u…

Puisi: Tahajud Ilalang (Karya Dimas Arika Mihardja)

Tahajud Ilalang (: Lanskap 99 Nama) Setiap pagi dan petang, ilalang bergoyang Inna sholati wanusuki... Rak…

Puisi: Kesetiakawanan (Karya Remy Sylado)

Puisi Kesetiakawanan Bukan hanya perempuan boleh menangis tapi juga lelaki yang tak bebas bicara dalam satu negeri yang merdeka. Kukataka…

Puisi: Kangen (Karya Beno Siang Pamungkas)

Kangen (buat SM) Seperti angin tenggara, kangen ini datang begitu. Merontokkan kembang mangga, membuat bayi-bayi sawanan. Ber…

Puisi: Hamilku (Karya Sitor Situmorang)

Hamilku Hamilmu, ini hamilku juga sekiranya tak senjang antara kebetinaanmu dan kejantananku kusebar serbuk lendir di rahim tak nyana tanpa…

Puisi: Kopi (Karya Nirwan Dewanto)

Kopi Di tangan lelaki itu, kami coba bersabar. Namun betapa cangkir ini gemetar oleh tubuh kami, gairah kam…

Puisi: Jarum Jam (Karya Kinanthi Anggraini)

Jarum Jam Di ujungnya ada; festival cahaya, parade bunga kurban air dan emas lunak yang disurut oleh semut  d…

Puisi: Karena Angin (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Karena Angin Daun-daun meratap karena angin dan gerit pintu musim yang dibuka  -perjalanan yang tertatih …

Puisi: Kepada Orang di Puncak Pikiran (Karya H.B. Jassin)

Kepada Orang di Puncak Pikiran Menjauh-jauh dari dunia ramai Tuan surut mencari damai Memuncak mendaki pikiran Melayang-layang sendirian …
© Sepenuhnya. All rights reserved.