Postingan

Puisi: Pamuk (Karya Agus R. Sarjono)

Pamuk Adalah salju yang mempertemukan orang sunyi dengan puisi ketika perempuan yang tertindas menghidupkan emansipasi dengan bunuh di…

Puisi: Antara Mei-Agustus (Karya Diah Hadaning)

Antara Mei-Agustus Kursi telah tumbang  ditandai api dan erang berhala telah hancur ditandai telah mengucur orang-orang masih bingung …

Puisi: Kepada Ria Soemarta (Karya Acep Zamzam Noor)

Kepada Ria Soemarta Menggapai tepi cakrawala menggoretkan namamu di udara Melepaskan hari senja ketika …

Puisi: Suatu Pemikiran Bermukim dalam Diriku (Karya Taufiq Ismail)

Suatu Pemikiran Bermukim dalam Diriku Suatu pemikiran bermukim dalam diriku Aku akan mati di atas empuknya ran…

Puisi: Hakone (Karya Medy Loekito)

Hakone Adalah pendar cinta Michael Angelo kepada Monalisa dan dansa Bach dengan walsanya hidup adalah seni …

Puisi: Taman yang Terbakar (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Taman yang Terbakar Pandanglah tahun-tahun luka berserakan di lantai  musim tak memberikan apa-apa bagi taman…

Puisi: Di Dalam Taman (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Di Dalam Taman Aku menunggu, tapi tak tahu siapa Akasia dan Gladiol tak menyapa Bangku-bangku taman enggan …

Puisi: Bentar Utara (Karya Ahmad Faisal Imron)

Bentar Utara di Bentar Utara di langit yang sekuning Van Gogh kapinis menggores sebentuk tangis untukmu, y…

Puisi: Batas (Karya Ahmad Faisal Imron)

Batas tak ada salak anjing bintang jatuh, di nisan tua yang rapuh tak ada sesuatu yang terjaga pada pemb…
© Sepenuhnya. All rights reserved.