Puisi: Kini Baru Kumengerti (Karya Toeti Heraty) Kini Baru Kumengerti kini baru kumengerti segala makna ini malam itu, terpejam mata, sandarkan hati pada bidang dada, sia-sia selamat…
Puisi: Malam Cumbu dan Semak-Semak (Karya Seno Gumira Ajidarma) Malam Cumbu dan Semak-Semak tak banyak yang kuingat selain: malam cumbu semak-semak dan kau, …
Puisi: Bukan Teka-Teki Bergambar (Karya Linus Suryadi AG) Bukan Teka-Teki Bergambar bukan teka-teki bergambar, aku sadar bahwa gaung yang terpencar senyap sunyi berkabar dari riap cadarmu yang samar sudah me…
Puisi: Malam Kehilangan (Karya Djamil Suherman) Malam Kehilangan Senja ini dilukai dua manusia Dalam kemerahan warna darah Pada ombak gila ketawa Jerit satu di antaranya Hilang dalam arus yang data…
Puisi: Tak Satu pun yang Berhenti (Karya M. Poppy Hutagalung) Tak Satu pun yang Berhenti Kepada anak-anakku tak satu-pun yang berhenti bila kumati tidak angin yang mendesir tidak ombak yang berdebur tidak awan y…
Puisi: Kepada Tuhan Kuseru (Karya Susy Aminah Aziz) Kepada Tuhan Kuseru Tuhanku, pada-Mu kuseru Engkau, mahatahu tersirat dalam kalbu terdekap di malam gersang hatiku gelisah selalu Tuhanku, dalam duni…
Puisi: Pertemuan Malam di Kanda (Karya Sugiarta Sriwibawa) Pertemuan Malam di Kanda + : Selamat malam, orang asing Aku pandang wajahmu seperti buku Yang dapat aku baca sambil …
Puisi: Pembuat Nisan (Karya Kirdjomuljo) Pembuat Nisan (I) Sekali setahun aku bertanya begitu dia yakin kematian akan selalu tiba begitu dia percaya kematian selalu berpinta Di…
Puisi: Tangan-Tangan Lapar (Karya Dodong Djiwapradja) Tangan-Tangan Lapar Di mana-mana - ya di mana saja! Tangan-tangan lapar kian memanjang - kian memanjang Dan jalan-jalan gemuruh oleh si kurus…