Postingan

Puisi: Di Tangan-Mu (Karya Maskirbi)

Di Tangan-Mu Mata hati mataku Matahari cipta-Mu Menatap hatiku Menghadap pada-Mu Sebab, hidup matiku ada di tangan-Mu. September, …

Puisi: Senja Saat Gerimis Runtuh (Karya Beno Siang Pamungkas)

Senja Saat Gerimis Runtuh Senja saat gerimis runtuh, perempuan itu membiarkan dirinya basah... Tak peduli pada sisa pandangnya... yang s…

Puisi: Burung yang Terluka (Karya Toto ST Radik)

Burung yang Terluka ... Burung yang terluka adalah aku terbang mencari makna kepak sayap Tapi lihatlah, seribu matahari bermunculan mengepu…

Puisi: Begitukah Pandangmu, Sayup, Bagai Bintang (Karya Linus Suryadi AG)

Begitukah Pandangmu, Sayup, Bagai Bintang Begitukah pandangmu, sayup, bagai bintang kemolekan bercahaya, menyu…

Puisi: Improvisasi untuk Lagu Penguburan (Karya Seno Gumira Ajidarma)

Improvisasi untuk Lagu Penguburan Pada hari libur aku menulis puisi, menyiram bunga mawar, bicara dengan ku…

Puisi: Teks tentang Teratai di Kolam (Karya Remy Sylado)

Teks tentang Teratai di Kolam Rayu dalam semua leluri adalah bayang-bayang menyenangkan cerita besok seperti teratai yang tumbuh di kolam ke…

Puisi: Sajak (Karya Sitor Situmorang)

Sajak Kenapa takkan percaya pada Tuhan? Sama sedihnya dengan sajak Bersama kita ia tak berpegangan Kecua…

Puisi: Suara Dengkur (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Suara Dengkur Berapa kali kau mencoba mendustai sampai kapan tak mau belajar memahami ucap keluar dari teng…

Puisi: Chicago (Karya Medy Loekito)

Chicago Terbentuk dari angin jalanan kota Saling menghadang Saling mengakhiri Terbentuk dari jalan ko…
© Sepenuhnya. All rights reserved.