Postingan

Puisi: Apakah yang Terbaring di Jantung Jam? (Karya Kriapur)

Apakah yang Terbaring di Jantung Jam? apakah yang terbaring di jantung jam? seperti lumut merayap kota-kota hijau yang tumbuh dari tidur dan kata-kat…

Puisi: Nisan Linus Suryadi Agustinus (Karya Munawar Syamsuddin)

Nisan Linus Suryadi Agustinus Selain bulan sabit dan bintang-bintang di atas pekuburan Kunikmati hawa sejuk kabut sutera tipis lereng gunung M…

Puisi: Sakit (Karya Wedha Asmara)

Sakit (Suara gemerincing pedang peperangan kian menebas-nebas gempita tubuh sendiri) apakah kemenangan? berdiri di atas batu menghi…

Puisi: Karena Air (Karya Inggit Putria Marga)

Karena Air dalam secangkir teh sukma daun dan tubuh gula berjumpa laut tanpa prasangka tak bisa lagi mendua. Sumber:  Penyeret Babi …

Puisi: Pinangan (Karya Anjani Kanastren)

Pinangan Degup jantungku berdebar keras Saat kau ada di depan pintu rumah Pesonamu getarkan sukma Yang telah lama mati Suara itu adala…

Puisi: Nyanyian Ombak Pagi Agustus (Karya Diah Hadaning)

Nyanyian Ombak Pagi Agustus Laut-laut yang selalu ramah berikan padamu debur semesta bangkitkan nyala dari padam bangunkan pagi dari malam…

Puisi: Ketika Orang Belajar Membaca Angin (Karya Diah Hadaning)

Ketika Orang Belajar Membaca Angin ( 1 ) Setiap membaca angin orang-orang kota terbakar kehilangan aksara, …

Puisi: Catatan dari Rumah Tua (Karya Diah Hadaning)

Catatan dari Rumah Tua Rumah tua dalam curah sinar mentari saat pendapa sepi sendiri simpan air mata hari ini raga rapuh tanpa keluh men…

Puisi: Rindu Tak Terkuburkan (Karya Beni Setia)

Rindu Tak Terkuburkan Gelisah menyasar lambung, bagai sedang menghaluskan permukaan rindu, dengan amplas nomo…
© Sepenuhnya. All rights reserved.