Postingan

Puisi: Topeng yang Terkubur (Karya Elle Geraldine)

Topeng yang Terkubur lihat aku dunia! setiap hari kukenakan bola mata yang mengguncang langit dan lautan yang meronce kenangan senyum yang bisu menyi…

Puisi: Kamu (Karya Jami’atul Hidayah)

Kamu Aku salah jika menilaimu baik Baik? Saya rasa tidak Kau baik tapi bukan kepadaku Entah apa yang membedakan Antara aku dan dia Yang sejatinya mas…

Puisi: Seekor Kupu-Kupu Menggelepar di Jalan Raya (Karya Adri Darmadji Woko)

Seekor Kupu-Kupu Menggelepar di Jalan Raya Menggelepar di jalan raya seekor kupu-kupu ketika hari siang. Udara membasahkan baju. Seekor kupu-kupu men…

Puisi: Dua Orang Angkuh (Karya Husni Djamaluddin)

Dua Orang Angkuh dua orang angkuh jumpa di satu pesta hingga saat berpisah tidak bertegur sapa tapi mereka saling melirik menakar keangkuhan masing-m…

Puisi: Negeri Mangga (Karya F. Rahardi)

Negeri Mangga (1) angin berkecapatan                 600 knot per mangga         kulikuli digaji     600 perak per mangga         pegawai jujur libur…

Puisi: Pulanglah, Kasihku! (Karya Lalik Kongkar)

Pulanglah, Kasihku! Hujan hampir merinai Sedangkan kau tak juga tiba Mungkin kau lupa Janji temu di sore ini Mungkin kau juga tak ingat Aku tak hanya…

Puisi: Sajak Putih Danau Putih (Karya Agam Wispi)

Sajak Putih Danau Putih kelam warna puncak samosir selamat malam, katanya, selamat malam diam tusam bagai rindang ceri enaknya makan rujak dingin beg…

Puisi: Kepada Sang Pengamen (Karya Gunoto Saparie)

Kepada Sang Pengamen kau nyanyikan lagu lama sepanjang malam, sepanjang siang dari pintu ke pintu, dari cinta ke cinta namun kau tak tahu di mana dir…

Puisi: Hujan Siang (Karya Ulfatin Ch.)

Hujan Siang Hujan siang memanah jendela di mataku. Pada bibir dan tangan kulihat bayangmu menyala seperti kilat. Angin kali mengisi bangku-bangku den…
© Sepenuhnya. All rights reserved.