Postingan

Puisi: Tangan-Tangan Lapar (Karya Dodong Djiwapradja)

Tangan-Tangan Lapar Di mana-mana - ya di mana saja! Tangan-tangan lapar kian memanjang - kian memanjang Dan jalan-jalan gemuruh oleh si kurus…

Puisi: Akan Menghuni Abad Ini Sajakah Kita (Karya Upita Agustine)

Akan Menghuni Abad Ini Sajakah Kita Akan menghuni abad ini sajakah kita? Hidup dalam perubahan warna-warna Bagaikan nyala lampu-lampu di kapa…

Puisi: Di Tepi Kali Bodri (Karya Gunoto Saparie)

Di Tepi Kali Bodri ketika berkaca di air kali bodri aku melihat wajah tak seperti dulu begitu banyak kerut merut di pipi kenangan, impian ,…

Puisi: Laptop (Karya Alex R. Nainggolan)

Laptop ia membuka laptop -nya seperti daun  pintu. rindu dan kenangan berkubang. menelusuri kembali setiap folder yang berisi file kese…

Puisi: Topeng yang Terkubur (Karya Elle Geraldine)

Topeng yang Terkubur lihat aku dunia! setiap hari kukenakan bola mata yang mengguncang langit dan lautan yang meronce kenangan senyum yang bisu menyi…

Puisi: Sayapku Terlalu Mungil (Karya Utia Yuni Azka R)

Sayapku Terlalu Mungil Sayapku terlalu mungil untuk mengepak jauh ke langit hening yang asing sunyi yang tak terkira hinggap dari ranting ke ranting …

Puisi: Kamu (Karya Jami’atul Hidayah)

Kamu Aku salah jika menilaimu baik Baik? Saya rasa tidak Kau baik tapi bukan kepadaku Entah apa yang membedakan Antara aku dan dia Yang sejatinya mas…

Puisi: Seekor Kupu-Kupu Menggelepar di Jalan Raya (Karya Adri Darmadji Woko)

Seekor Kupu-Kupu Menggelepar di Jalan Raya Menggelepar di jalan raya seekor kupu-kupu ketika hari siang. Udara membasahkan baju. Seekor kupu-kupu men…

Puisi: Dua Orang Angkuh (Karya Husni Djamaluddin)

Dua Orang Angkuh dua orang angkuh jumpa di satu pesta hingga saat berpisah tidak bertegur sapa tapi mereka saling melirik menakar keangkuhan masing-m…
© Sepenuhnya. All rights reserved.