Puisi: Penyesalan (Karya Toeti Heraty) Penyesalan (Untuk Rien) mengapa justru malam itu kau datang padaku? dalam mimpi lembayung bugenvil dan bayangan berhadapan, tiba-tiba nyata…
Puisi: Kini Kita Bicara tentang Kabut (Karya Seno Gumira Ajidarma) Kini Kita Bicara tentang Kabut Tentang kabut (dimana kita cari seseorang di seberangnya) sudah waktunya diperbincangkan kembali -- tetes-tetes…
Puisi: Pertemuan (Karya Toeti Heraty) Pertemuan inilah pertemuan yang dinanti-nanti akhirnya lupa untuk disadari benda-benda berputar telah berkali kembali …
Puisi: Berita Antropologi (Karya Toeti Heraty) Berita Antropologi Ini penelitian yang jauh sekali ke puncak-puncak karang putih yang licin dan dingin karang beku yang menyembul pelahan …
Puisi: New York I Love You (Karya Toeti Heraty) New York I Love You Sebulan sudah kutinggalkan New York dengan sisa tujuh dollar uang di saku dan catatan, bahwa kota metropolitan ini masih juga mem…
Puisi: Pesta Tahun Baru (Karya Toeti Heraty) Pesta Tahun Baru siapa bertopeng? ada petasan dan kembang api malam riuh dan tetap ngeri meriah-terjang terpekik riang wajarkah ini? semua bahagia ke…
Puisi: Pulau yang Jauh (Karya Toeti Heraty) Pulau yang Jauh Di suatu pulau yang jauh, semakin jauh karena terapung tak ada jangkar yang menambatkan, tak ada rantai yang merengkuh antara hutan b…
Puisi: Bayangan Wungu (Karya Toeti Heraty) Bayangan Wungu bayangan wungu di sana-sini pada tubuhnya adalah tanda-tanda bahwa ia hidup karena derita tertunduk k…
Puisi: Sungai Iowa (Karya Toeti Heraty) Sungai Iowa kemabukan nyata dalam ulangan-ulangan mesra tubuh yang ganas akhirnya puas-lega kendali tak beralasan, takjub yang meriah sentuhan yang m…