Puisi: Hujan (Karya Ook Nugroho) Hujan Hujan melukis kesunyianmu. Genangan di jalan memantulkannya kembali dan lampu-lampu dan malam hari membuatnya sempurna seperti adegan dalam seb…
Puisi: Nyanyian Dusun (Karya Maman S. Tawie) Nyanyian Dusun siapa yang membebaskan langkah dari kesepian lembah saat fajar menempa cuaca jadi logam-logam cahaya siapa yang membekaskan penat di k…
Puisi: Berubah (Karya Kang Thohir) Berubah Aturan agama berubah Menjadi aturan nafsunya dan pemikirannya Asal menjadi usul Hilang kendali dibuat bingung Brebes, 17 Mei 2023 Analisis Pu…
Puisi: Menuju Kemabukan (Karya Ari Setya Ardhi) Menuju Kemabukan tiba-tiba saja aku ingin mengenang dunia candu, membangkitkan syahwat kekalahan manusia, sembari memanggili nama asmara yang pernah …
Puisi: Prolog Diri (Karya Herwan FR) Prolog Diri Apalah kiranya yang pantas aku ucapkan. Kealfaan telah membeton seluruh urat syarafku. Juga sendiriku seperti ini - tak mampu menentramka…
Puisi: Camar Bulan - Tanjung Datu (Karya Cucuk Espe) Camar Bulan - Tanjung Datu Ini cerita tentang negeriku Zamrud khatulistiwa yang nestapa Kaya tapi selalu m…
Puisi: Labyrinth (Karya Aldian Aripin) Labyrinth Wasangka yang mengintai di balik hatiku Menggelengkan kepala karena dunia dera mendera Gebalau yang riuh telah menelan …
Puisi: Mayat Sepi (Karya Raedu Basha) Mayat Sepi (1) Aku bukan dia yang mati di dalam pembakaran tapi aku mayat di dalam sepi menanggung berat kesunyian dan pahala pada sebuah d…
Puisi: Tasik dan Sebatang Pohon (Karya Ahmad Faisal Imron) Tasik dan Sebatang Pohon bahkan di situ di antara garis lengkung, bercak-bercak kelabu orang-orang membandin…